on 6 June 2006 by dodi in Jakarta, Ulasan, Comments (0)
Bintang Pun Kembali
Helena Petrovna Blavatsky hidup di kurun tahun 1831 hingga 1891. Dia terkenal dengan panggilan Madame Blavatsky. Dia adalah salah satu prominen aliran spiritual bernama Teosofi. Teosofi punya cap, atau segel, seperti di bawah ini. Segel didominasi oleh dua buah segitiga yang sering disebut Star of David.

Blavatsky pernah bermukim di sebuah kota yang kemudian bernama Jakarta. Di jalan yang bernama Blavatsky Boulevard, sebidang tanah seluas empat ribu meter persegi menjadi milik kelompok Teosofinya. Delapan villa dan sebuah bangunan utama berdiri di atas tanah di jalan yang juga dikenal sebagai Koningsplein West.
Koningsplein West kemudian dikenal sebagai Jalan Merdeka Barat di Jakarta Pusat. Di tanah yang dulunya dikuasai Blavatsky, kini berdiri sebuah gedung. Dulunya gedung itu adalah kantor sebuah Badan Usaha Milik Negara.
Tapi di zaman pemerintahan presiden Megawati Soekarnoputri, BUMN itu didivestasi sehingga saham mayoritasnya dikuasai sebuah perusahaan Singapura bernama Singapore Technologies Telemedia –anak perusahaan Singapore Technologies–, melalui sebuah perseroan alias PT.
Nama bekas BUMN itu, PT Indosat Tbk. Di gedungnya yang menghadap tugu Patung Kuda, logonya terpampang gagah.

Melalui rentang waktu sekian lama, disaksikan pergolakan sejarah, Bintang Daud pun kembali ke Medan Merdeka Barat. Tepat di tengah logo Indosat.

No Comments
Leave a comment