MENGEMUDI SAAT HUJAN

MENGEMUDI SAAT HUJAN

Hujan adalah gejala alam. Bisa diprediksi namun sulit dikendalikan. Celakanya jika hujan terjadi saat anda harus berkendara ke suahu tempat. Memang menunggu hingga hujan berhenti atau reda merupakan alternatif paling aman, namun bagaimana bila anda harus memburu waktu? Atau sudah dalam perjalanan?
Berkendara saat hujan butuh kewaspadaan tinggi. Saat hujan sebaiknya sensitif pada pengendalian, jangan melakukan gerakan mendadak. Teknik ini lebih diperlukan lagi saat awal hujan, dimana jalan sangat licin karena masih banyak deposit oli dan debu. Lepas kontrol dijalan licin sama ibaratnya terpeleset di kamar mandi.


1. Setir / Kemudi
Jangan membelokkan stir secara mendadak, karena traksi ban sangat minim saat hujan. Selain itu bisa mengejutkan pengemudi lain yang sedang mengalami kesulitan dalam handling dan visibilitasnya ke jalan.


2. Akselerasi / Gas
Terutama saat menikung karena mobil mengalami dorongan sentrifugal. Bukan saja akselerasi mendadak, namun deselerasi (lepas gas) juga tak kalah bahayanya. Ini kerap terjadi pada tikungan dengan radius berbeda (belokan tambah tajam di tengah tikungan). Akselerasi mendadak berpotensi oversteer (untuk penggerak roda belakang), sementara deselerasi mendadak bisa mengalami understeer.


3. Rem
Saat basah traksi ban berkurang. Pengereman mendadak malah membahayakan, memang itu gerakan refleks yang sangat manusiawi, namun bisa diminimalkan dengan konsentrasi mengemudi.

Salam Defensive Driving!!!
GA-194 ( Baja Hitam )

One thought on “MENGEMUDI SAAT HUJAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *