<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; Acara</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/category/acara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2010 07:44:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pernikahan Naga!</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 18:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pernikahan mempertemukan dua keluarga penting dalam kekerabatan. Tamu-tamu di resepsi pernikahan, tentu pula bukan sembarang orang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa 15/1 malam lalu, Grand Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, didatangi banyak orang penting. Dua keluarga menggelar sebuah hajatan. Mereka bukan sembarang keluarga. Maka yang datang pun bukan sembarang orang seperti anda-anda yang sempat membaca blog ini. You? Nothing!</p>
<p>Malam itu, Ekman Tjandranegara dan Lareina Halim Kusuma menggelar resepsi pernikahan mereka. Ekman adalah putra pengusaha Eka Tjandranegara, bos Mulia Group. Si mempelai perempuan adalah putri Sugianto Kusuma, alias A Guan, (salah satu) tokoh di belakang kesuksesan Grup Artha Graha.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/IMG_6110WinCE.jpg" alt="Freddy Numberi" align="left" height="150" width="200" />Siapa saja tamu-tamunya? Dari kalangan tokoh politik dan pejabat, tamu-tamunya antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi (di sini berfoto bersama pengantin) dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsah. Ketua DPR yang juga politikus Partai Golkar, Agung Laksono, datang juga. Sama-sama dari Golkar, Akbar Tanjung juga hadir. Albert Yaputra, politikus di DPR yang bekas bendahara tim sukses SBY-JK, juga datang.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/IMG_6111WinCE.jpg" alt="Sutiyoso" align="right" height="150" width="200" />Dari polisi ada Wakil Kepala Polri, Makbul Padmanegara. Dari TNI ada Panglima Djoko Santoso. Agum Gumelar juga datang. Petinggi DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Prijanto, hadir pula memberi selamat pada mempelai. Bekas bos DKI, Sutiyoso (di sini berfoto bersama Kiki Barki), tentu tak ketinggalan.</p>
<p>Para diplomat Republik Rakyat Cina juga datang: duta besarnya dan diplomat senior lainnya.</p>
<p>Dan, tentu saja, pengusaha-pengusaha kakap lainnya juga datang. Kalau ada di antara nama-nama berikut ini yang asing bagi anda, ya wajar saja. Kan anda, seperti juga yang menulis ini, adalah nothing. Nih: Sukanta Tanudjaja, Tan Sioe Beng, Jusuf Hamdani, Pandji Wisaksana, Teddy Sugianto, Djoesianto Law, Andaka Narjadin, Budi Yuwono, Iwan Mahatirta, Paulus Utomo, Sutedjo Tunggadjaja, Budianto Widodo, Hendro Setiawan, Rudy Setiawan dan Leo Chandra.</p>
<p>Masih ada lagi: Yauw Mojan, The Nin King, Tong Djoe, Kiki Barki, Soetjipto Nagaria, Didi Dawis, Prajogo Pangestu, Trihatma Haliman dan Halim Jusuf. Ah, tentu saja, tak mungkin Tomy Winata tak hadir di resepsi putri A Guan.</p>
<p>Resepsi pernikahan yang dihadiri elit-elit sosial. Google saja nama mereka satu-satu, kalau niat. Anda yang nothing, sebagaimana juga yang menulis ini, pastinya tak diundang. Tapi tetap, kita harap kedua pengantin membentuk keluarga sakinah!</p>
<p><em>*dari NationalNews</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Potret Kata Pesta Blogger 2007</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 19:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[id-gmail]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[pb2007]]></category>
		<category><![CDATA[pb2008]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan yang hadir ke Pesta Blogger 2007, mungkin ratusan blog pula bercerita tentang kesan-pesan kehadiran mereka ke sana. Kopi darat, kenalan kiri kanan, foto sana sini. Kejadian bisa pula dipotret melalui kata-kata!
Potret #1: Kampung Gajah. Ah, lagi-lagi kelompok yang mengklaim sebagai penguasa dunia persilatan blog itu. Duduk paling belakang, berisik pula. Sedikit-sedikit teriak. Jeng Surya! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ratusan yang hadir ke <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger 2007</a>, mungkin ratusan blog pula bercerita tentang kesan-pesan kehadiran mereka ke sana. Kopi darat, kenalan kiri kanan, foto sana sini. Kejadian bisa pula dipotret melalui kata-kata!</p>
<p><strong>Potret #1</strong>: <a href="http://id-gmail.info">Kampung Gajah</a>. Ah, lagi-lagi kelompok yang mengklaim sebagai <a href="http://hacker.wordpress.com/2007/09/13/5-alasan-kenapa-id-gmail-adalah-penguasa-dunia-persilatan-blog-indonesia/">penguasa dunia persilatan blog</a> itu. Duduk paling belakang, berisik pula. Sedikit-sedikit teriak. Jeng Surya! Meng-huuu sponsor Micr*soft. Mereka bukan komunitas blogger, padahal.</p>
<p><strong>Potret #2</strong>: Seorang pria bernama <a href="http://alexbudiyanto.web.id/">Alex Budiyanto</a> tertarik pada sosok wanita berparas indo, dengan urat di dahinya. <a href="http://maylaffayza.multiply.com/">Maylafayzza</a> memakai gaun berwarna dominan merah, dengan motif bunga. Alex pun mengajak musisi yang juga ngeblog itu berfoto. Setelah antri, karena tak cuma Alex yang ingin berpose dengan artis, ternyata baterai kameranya habis. &#8220;Tunggu, mbak.&#8221;</p>
<p>Baterai baru terpasang, Alex kembali antri setelah menitip kamera ke temannya. Kamera dua kali memotret. Sambil beranjak pergi menjauhi Maylafayzza, Alex bertanya. &#8220;Dia siapa sih? Seleb, kan?&#8221; Gubrag.</p>
<p><strong>Potret #3</strong>: Ventura Elisawati, seorang berposisi lumayan di <a href="http:/xl.co.id">XL</a>, hadir pula di PB2007. Sempat saya tanya soal <a href="http://gravity.web.id/2007/06/12/menghentikan-spam-sms-dari-xl/">SMS spam</a> (misalnya dari 1818 dan 818), Ventura bilang bahwa untuk berhenti &#8220;langganan&#8221; (spam),  XL harus melayani satu-satu tiap permintaan (unsubscribe). Artinya, spam sms itu adalah DEFAULT.</p>
<p><strong>Potret #4</strong>: Masih soal XL, beberapa blogger mengeluh karena tak ada sinyal telepon seluler di auditorium utama Blitz. Hanya sinyal XL &#8211;sponsor&#8211; yang terang benderang. Hehehe.</p>
<p><strong>Potret #5</strong>: Ternyata masih ada blogger yang lebih tua dari <a href="http://perspektif.net">Pak Wimar</a>. Berusia 70 tahun, dia memegang gelar S-3. Wow! Oya, ada pula blogger yang jauh-jauh datang dari Poso. Sambil bercanda, dia bercurhat tak punya biaya untuk pulang. XL menyambar peluang itu. Tiket pulang si blogger pun ditanggung!</p>
<p><strong>Potret #6</strong>: PB2007, singkatnya, berlangsung meriah. Para blogger dan komunitas-komunitasnya datang dan tampak menikmati kopi darat itu. Pada sesi-sesi terpisah, ada yang memutuskan tak mengikuti sesi manapun dan lebih memilih berbincang satu sama lain. Tak masalah! Kabarnya akan ada Pesta Blogger 2008. Di mana tempatnya? Mungkin di Bandung! Setidaknya, itu kata <a href="http://enda.goblogmedia.com">Enda Surya Nasution</a>, Chairman PB2007, di sebuah tempat di Rusun Tenabang. Lelah dan menjelang flu, Enda Surya sempat dipijat di sana.</p>
<p><strong>Potret #7</strong>: Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, menjamin tak akan ada pembredelan blogger Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Pak Cahyana, secara lisan menantang untuk menaikkan jumlah blogger Indonesia (sekarang kira-kira 130 ribu) menjadi sejuta blogger pada PB2008. Tantangan yang aneh. Lebarkan benwit, turunkan harganya, paksa Microsoft murahkan produknya untuk Indonesia (atau doronglah OS open source), barulah mungkin blogger makin banyak. Maka impian Pak Cahyana (bahwa guru-guru Indonesia berbagi ilmu di blog) bakal makin mudah terwujud.</p>
<p>Kesimpulannya, PB2007 berlangsung <strong>menyenangkan</strong>. Bagi yang serius, banyak hal bisa didapat di sana. Bagi yang datang untuk menyegarkan otak, tak menyesal pula datang ke situ. Terima kasih untuk <strong>panitia</strong>, dan semoga bisa bertemu lagi tahun depan!</p>
<p>Catatan untuk diperhatikan: Hari Blogger Indonesia pada 27 Oktober 2008 akan jatuh di hari SENIN.</p>
<p><em><strong>foto</strong> oleh <a href="http://ryosaeba.wordpress.com">Eko Juniarto</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mega Kopdar di Megaplex: Pesta Blogger 2007</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/10/20/mega-kopdar-di-megaplex-pesta-blogger-2007/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/10/20/mega-kopdar-di-megaplex-pesta-blogger-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2007 21:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[Bloger]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[pb2007]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Tempo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/10/20/mega-kopdar-di-megaplex-pesta-blogger-2007/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu yang panas. Tapi dari lantai Blitz Megaplex di kawasan Grand Indonesia, terik Jakarta tak terasa. Yang ada ialah hangat dari ratusan blogger yang bertemu muka. Mereka adalah gerombolan orang-orang yang secara kolektif menaikkan penggunaan bandwidth internet nasional.
Pesta Blogger 2007 memang masih sepekan lagi. Tapi kira-kira seperti itulah nantinya ajang &#8220;kumpul-kumpul blogger berskala nasional&#8221; itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pestablogger.com"><img src="http://www.pestablogger.com/wp-content/uploads/2007/09/button-pb-005.jpg" alt="Pesta Blogger 2007" style="border-style: none" align="left" /></a>Sabtu yang panas.<!-- ckey="7852134A" --> Tapi dari lantai <a href="http://www.blitzmegaplex.com/in/">Blitz Megaplex</a> di kawasan Grand Indonesia, terik Jakarta tak terasa. Yang ada ialah hangat dari ratusan blogger yang bertemu muka. Mereka adalah gerombolan orang-orang yang secara kolektif menaikkan penggunaan bandwidth internet nasional.</p>
<p><a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger 2007</a> memang masih sepekan lagi. Tapi kira-kira seperti itulah nantinya ajang &#8220;kumpul-kumpul blogger berskala nasional&#8221; itu. Ratusan orang sudah <a href="http://pestablogger.com/peserta/">mendaftar</a>. Di milis, blog, hingga media massa, acara ini sudah dibahas. Tak lupa pula di <strong>Kitab Paras</strong> alias <a href="http://www.facebook.com/event.php?eid=5736269676">facebook</a>.</p>
<p>Selain blogger yang mendaftar (100 pertamax, dapet free pass), panitia mengundang 200 orang blogger yang tak perlu membayar tiket masuk. Mereka, saya kutip dari situs Panitia, &#8220;terdiri dari para pembicara, bloggers terkemuka Indonesia, serta tentu saja; yang paling signifikan adalah perwakilan dari komunitas-komunitas bloggers di daerah serta komunitas blog lainnya yang ada di Indonesia.&#8221;</p>
<p>Pekan lalu di inbox gmail saya, sebuah undangan dari panitia masuk. Entah apa alasan saya diundang ke sana. Pembicara bukan, terkemuka jelas enggak (blogger terkemuka sudah pada jadi panitia hehehe), dan bukan pula perwakilan komunitas blogger. Komunitas-komunitas di mana saya terdaftar sudah menunjuk wakil-wakilnya.</p>
<p>Saya, yang tadinya berniat datang untuk kumpul-kumpul (dan foto-foto, jelas dong) saja, nantinya harus ditingkatkan juga untuk menengok ke pusat acara. Ngapain aja? Wah gak tau juga. Tapi melihat pilihan tanggalnya (27 Oktober 2007) yang mirip dengan tanggal Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928), bukan tak mungkin bakal ada deklarasi Sumpah Pemuda Dot O R Dot I D. *bawa bendera*</p>
<p>Jadi, mau apa sih di Pesta Blogger? Tak usah pusing-pusing. Dengan penyederhanaan di sana-sini, itu adalah kopdar!</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/bloger.png" align="left" height="173" width="203" />Oh iya, saya mau menambahkan. Tampaknya belakangan ini ada (upaya) mengindonesiakan istilah &#8220;blogger&#8221;. Apa jadinya? <strong>Bloger</strong>, dengan satu huruf G dihapus. Majalah Tempo sudah <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/mbmtempo/arsip/2007/10/08/ITR/mbm.20071008.itr2.id.html">memakainya</a>, dan jelas bukan slaah kteik.</p>
<p>Jadi, semoga ada umur bersua, semoga kita&#8211;para bloger&#8211;bisa bertemu di Pesta Bloger, eh, Pesta Blogger!<br />
<!-- ckey="2936AFF6" --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/10/20/mega-kopdar-di-megaplex-pesta-blogger-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konferensi Atuh A&#8217;! (KAA)</title>
		<link>http://gravity.web.id/2005/04/23/konferensi-atuh-a-kaa/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2005/04/23/konferensi-atuh-a-kaa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2005 19:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[blogdrive]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[
Bumi telah mengelilingi matahari kira-kira 50 putaran semenjak 29 negara Afrika Asia berkumpul di Bandung pada April 1955. Ehm, tak mesti disebut &#8216;negara-negara Asia Afrika&#8217;, kan? Dalam urutan alfabetis, toh Afrika berhak disebut lebih dulu.
Dan kini, para kepala negara/pemerintahan, beserta menteri-menteri luar negeri dan direktur-direktur jenderal, dan orang-orang tak jelas yang kita sebut rombongan -bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://asianafricansummit2005.org/" target="_blank"><img style="width: 300px; height: 100px;" src="http://www.asianafricansummit2005.org/i/header02.jpg" border="0" alt="" hspace="0" /></a><br />
Bumi telah mengelilingi matahari kira-kira 50 putaran semenjak 29 negara Afrika Asia berkumpul di Bandung pada April 1955. Ehm, tak mesti disebut &#8216;negara-negara Asia Afrika&#8217;, kan? Dalam urutan <strong>alfabetis</strong>, toh Afrika berhak disebut lebih dulu.</p>
<p>Dan kini, para kepala negara/pemerintahan, beserta menteri-menteri luar negeri dan direktur-direktur jenderal, dan orang-orang tak jelas yang kita sebut <strong>rombongan</strong> -bukan gerombolan- mereka berkumpul di Jakarta untuk sesuatu. Sesuatu yang menghabiskan dana ratusan miliar, namun tetap saja belum melebihi dana yang menjadi tanggungjawab <strong>Chusnul Mar&#8217;iyah</strong>, anggota KPU, pada Pemilu 2004.</p>
<p>Sebentar. Kalau dana membangun <strong>tol Cipularang</strong>, yang sangat mungkin tak bakal dikerjakan kalau tak ada KAA II, dimasukkan dalam anggaran konferensi, tentu akan melebihi &#8216;dana Chusnul&#8217; tadi.</p>
<p>Menyaksikan KAA II agak membuat heran juga. Dalam pidato-pidato pandangan para kepala negara/pemerintahan, mereka umumnya menyampaikan hal-hal yang agak basi. Retoris. Diplomatis. Yah, itulah diplomasi? Maka, cukup menghibur juga mendengar PM <strong>Junichiro Koizumi</strong> meminta maaf atas kesalahan-kesalahan Jepang di Perang Dunia II, atau Presiden (de facto) Korea Utara <strong>Kim Yong Nam</strong> menegaskan kebijakan pro-nuklirnya, yang akan dicabut hanya jika AS menarik senjata-senjata (nuklir)-nya dari Semenanjung Korea.</p>
<p>Saya tak menyimak pidato SBY. Bukan karena enggan menyaksikan gerak tubuhnya yang khas ketika berpidato -mengingatkan pada konduktor-, melainkan karena terlambat bangun (yang mengakibatkan terlambat tiba).</p>
<p>Yang menarik, sebuah koran pada Kamis lalu memuat surat pembaca yang kagum dengan upaya pemerintah membuat Bandung menjadi indah, untuk menyambut KAA II. Kata si pembaca, Bandung menjadi bersih, lampu-lampu jalan diganti baru, pengamen dan pengemis menghilang dari perempatan. Penekanannya: ternyata pemerintah mampu berbuat! Kalau bukan karena KAA II, pembaca tersebut mungkin tak akan melihat Bandung menjadi lebih indah. Pembaca itu beralamat di Jatinangor.</p>
<p>KAA II akan membawa perubahan? Jawabannya tentu butuh waktu. Tapi yang pasti, KAA II akan memacetkan Bandung pada hari Minggu! Jalan yang dilalui rombongan akan ditutup, sementara tanpa harus ditutup pun jalanan Bandung sudah terkenal akan macetnya.</p>
<p>Ah, kangen Bandung!</p>
<p><a href="http://antigravity.blogdrive.com/comments?id=57"><strong>Baca komentar terdahulu</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2005/04/23/konferensi-atuh-a-kaa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unpad Memang Milik Rakyat!</title>
		<link>http://gravity.web.id/2004/09/03/unpad-memang-milik-rakyat/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2004/09/03/unpad-memang-milik-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2004 18:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[blogdrive]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Unpad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[28 Agustus kemaren, Universitas Padjadjaran melangsungkan salah satu  dari empat gelombang wisuda tahunannya. Lokasinya di kampus Unpad  pusat, Jl. Dipati Ukur, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Asia, Bumi, Tata  Surya dst. Sialnya, saya bukan salah satu yang diwisuda.
Ada  lebih dari 4200 orang yang diwisuda, jadi total pengunjungnya minimal  dua kali lipatnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>28 Agustus kemaren, Universitas Padjadjaran melangsungkan salah satu  dari empat gelombang wisuda tahunannya. Lokasinya di kampus Unpad  pusat, Jl. Dipati Ukur, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Asia, Bumi, Tata  Surya dst. Sialnya, saya bukan salah satu yang diwisuda.</p>
<p>Ada  lebih dari 4200 orang yang diwisuda, jadi total pengunjungnya minimal  dua kali lipatnya. Anggap aja satu orang membawa dua orang (misalnya:  orangtua). Tapi salah satu teman saya yang bernama Adhlin (aneh gak  namanya?) membawa 7 orang sodara2nya dari Jakarta.</p>
<p>Gila, gak?  Yang lebih gila, teman saya yang lain, Yoyo, membawa 20 orang, yaitu  orangtua, semua kakaknya, tak lupa ponakan2nya yang kayanya bikin ribut,  deh. Namanya juga anak kecil.<br />
&#8220;Yo, si Adhlin bawa 7 orang tu.  Bikin penuh aja!&#8221;<br />
&#8220;Mending itu mah. Gw bawa 20 orang, Dod.&#8221;<br />
&#8220;Hwanjeing! Serius loe?&#8221;<br />
&#8220;Beneran!&#8221;, Yoyo memasang tampang  seriusnya yang jarang dipublikasikan. Jadi saya tau beliau ngga boong.  Ngga berapa lama dia pun menghilang, menyambangi perkemahan yang  didirikan sodara2nya. Heheh.</p>
<p>Berikut beberapa foto yang layak  disebarluaskan.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/parkir.jpg" alt="" /></p>
<p>Karcis  parkir sialan. 3 jam ngantuk bersama si Kuda di tengah bejubelnya  sodara2 wisudawan/ti, setelah diperhatikan ternyata karcis parkirnya  bertanggal 13 Desember 2003.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/dutu.jpg" alt="" /></p>
<p>Macet.  Ini persis depan Unpad pisan. Pertigaan Dipati Ukur dengan Teuku Umar.  Jalan TU-nya udah ketutup ama parkiran. Kendaraan2 yang cukup sabar  untuk lewat depan Unpad harus merangkak di tengah kemacetan ini. Kalo  yang ngga sabar dan terjebak, ya salah sendiri. Ngga tau ada wisuda?  Yang namanya wisuda universitas manapun jua di Bandung, pasti bikin  macet. Welcome to Bandung!</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/kcmt.jpg" alt="" /></p>
<p>Kacamata.  Wisuda Unpad juga terkenal jadi ajang transaksi ekonomi. Banyak orang2  yang jualan, mungkin berharap keluarga para wisudawan/ti ngga cukup  sabar untuk duduk panas2 selama 4 jam-an, dan mampir sekejap untuk liat2  barang yang dijual. Kebeneran Emang ini jualan kacamata. Tau aja kalo  silau, yak.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/beha.jpg" alt="" /></p>
<p>Kacamata?  Kalo kacamata melindungi kedua mata, maka yang satu ini melindungi  sepasang glandulla mammae. Engga jelas juga, apakah si penjual berharap  ada orang yang gerah pingin ganti. Atau mungkin dia mengira prosesi  wisuda bisa bikin ukuran membesar? Hmm, orang yang gondok (kesel) pun gw  rasa ngga turun ke dada tuh gondoknyah. Bisa jadi juga ada wisudawan/ti  yang bikin kaul2 yang aneh. Dan si Emang pun hadir untuk  mengantisipasi. Trims, Mang!</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/menatap.jpg" alt="" /></p>
<p>Menatap. Monumen &#8230; anjigs! Gw selalu lupa nama monumen ngga  penting yang ngabisin lahan ini! Diperagakan oleh seseorang. Ngga tau  namanya. Gw main jepret aja dari belakang, sementara bokapnya motret  dari depan. Gila ni momen fotonya pas bang-get.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/Siluet.jpg" alt="" /></p>
<p>Siluet. Diperagakan oleh <a href="http://glhbstrd.blogspot.com/" target="_blank">Galih</a>. Untung doi tinggi, kalo ngga kepalanya ngga  keliatan kali. Hmm, bisa menangkap emosinya, ngga? Terlihat seperti  siswa Hogwarts, ga sih?</p>
<p><a href="http://antigravity.blogdrive.com/comments?id=12"><strong>Baca komentar terdahulu</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2004/09/03/unpad-memang-milik-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
