<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; Jakarta</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/category/jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2010 14:31:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Inggris Di Spanduk Aparat</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 07:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[aparat]]></category>
		<category><![CDATA[inggris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/</guid>
		<description><![CDATA[Aparat dari Indonesia untuk Indonesia sebaiknya tidak usah sok inggris.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Birokrat dan seluruh aparat negeri ini terbiasa melakukan sosialisasi lewat spanduk, pamflet, plang, atau sejenisnya. Kalau pernah menengok anggaran belanja suatu institusi, dan menemukan mata anggaran sosialisasi, yakinlah bahwa pelaksanaannya tak akan jauh-jauh dari spanduk dkk.</p>
<p>Maka, di berbagai sudut kota, terlihatlah deretan kata-kata berisi pesan-pesan dalam bahasa yang khas. Misalnya &#8220;DENGAN MENINGKATKAN KESADARAN BERTOLERANSI DAN MEMAHAMI SESAMA, KITA RAYAKAN KEBANGKITAN NASIONAL PENUH SUKACITA&#8221;. Contoh ini memang ngarang. Tapi seperti itulah bahasa spanduk.</p>
<p>Kosakata dan frase khas spanduk adalah KERUKUNAN, SESAMA, MASYARAKAT, MARILAH KITA, DENGAN ME-(kata kerja)-KAN dan lain-lain. Kalau ingin menambahkan, silakan tengok spanduk terdekat.</p>
<p>Entah otak mana yang memikirkan kata-kata seperti itu. Saya ingin tahu, buku-buku apa saja yang mereka baca dalam hidupnya. Pendidikan Moral Pancasila: advanced edition? Jenderal-Jenderal Itu Benar-Benar Dimakan Burungnya? Beli di mana tuh bukunya?</p>
<p>Lebih parah lagi bila di otak copywriter spanduk terbersit keinginan untuk tampak lebih &#8220;internasional&#8221;. Si copywriter&#8211;yang biasanya lumayan berjabatan di institusi birokrat terkait&#8211;memutuskan memakai bahasa inggris!</p>
<p>Maka dibentangkanlah spanduk-spanduk, disebarlah pamflet-pamflet, didirikanlah plang-plang, berbahasa inggris tak tepat. Padahal pesan-pesan yang dibawa bukan ditujukan untuk orang asing, melainkan untuk penduduk negeri sendiri yang bisa berbahasa Indonesia.</p>
<p>Ah, teringat plang &#8220;<a href="http://images.google.com/images?um=1&amp;hl=en&amp;safe=off&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&amp;q=%22hide+drug%22+%22jauhi+narkoba%22&amp;btnG=Search+Images" title="search google images">jauhi narkoba&#8221; dengan &#8220;hide drug&#8221;</a> sebagai terjemahannya. Ini saya tambahkan sedikit.</p>
<p><a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/feelsave.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/feelsave_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a><br />
FEEL SAVE ON THE WAY<br />
dari pamflet kampanye Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya</p>
<p><a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spanduk.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spanduk_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a>  <a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spandukfull.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spandukfull_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a><br />
STOP DRUGS GO HEALTH YOUR LIFE<br />
spanduk di depan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terowongan Penyeberangan Orang &#8211; Stasiun Kota</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/06/17/terowongan-penyeberangan-orang-stasiun-kota/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/06/17/terowongan-penyeberangan-orang-stasiun-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 18:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/06/17/terowongan-penyeberangan-orang-stasiun-kota/</guid>
		<description><![CDATA[Bulan purnama dari terowongan penyeberangan orang di Stasiun (busway) Kota]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langit cerah, bulan purnama. Dari area terbuka di terowongan stasiun (busway) Kota, saya mendongak ke atas. Seperti melihat langit dari kubah yang transparan. Sobekan awan tersebar di sana-sini. Sedikit bintang terang mengalahkan polusi cahaya dari sekitar. Senin malam ini, bulan cerah ceria!</p>
<p>Di koridor bawah tanah itu, hanya ada satu hal yang tampak aneh. Meja kecil dengan beberapa pemuda menungguinya. Tapi, bila dipikir sekali lagi, tanpa para pemuda itu, tempat ini mestilah sudah ditongkrongi orang-orang tak jelas. Mungkin pengemis. Gelandangan yang menumpang tidur. Dan kelompok pemuda mabuk yang meneriaki gadis-gadis. Saya harus berterimakasih pada para penunggu meja kecil.</p>
<p>Di bawah &#8220;kubah transparan&#8221; alias tanpa atap, trotoar menyerupai kue donat, namun dengan kolam bundar di tengahnya. Suatu saat nanti, saya berharap kolam ini benar-benar memantulkan cahaya bulan dan bintang dari langit di atasnya. Kali ini belum bisa, sebab air kolam itu keruh dan berbuih. Satu koloni apapunlah mungkin menghuni kolam itu, sebab selalu ada gelombang seperti bekas rintik hujan menimpa permukaan airnya.</p>
<p>Menaiki tangga ke pintu keluar di samping Stasiun Kota (satu pintu lagi keluar di depan Museum Bank Mandiri), saya berpapasan dengan seorang pemuda. Dandanan emo pinggiran, mungkin bisa dikatakan begitu. Dengan jumper kumal dan topi baseball dipasang agak miring. Dengan alat yang biasa dipakai tukang martabak manis meratakan adonan, dia membersihkan permen karet yang menempel di ubin. Sisa gum yang diludahkan sembarangan, menghitam dan mengeras setelah menyerap debu sekitar.</p>
<p>Pemuda itu bersin. Angin memang sedang gemar menyebar benih penyakit. Namun patut pulalah semua berterimakasih pada si pemuda, yang membuat terowongan tampak bersih esok paginya.</p>
<p><em>foto: <a href="http://www.antaraphoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1204885226">Antara &#8211;  Andika Wahyu</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/06/17/terowongan-penyeberangan-orang-stasiun-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernikahan Naga!</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 18:25:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pernikahan mempertemukan dua keluarga penting dalam kekerabatan. Tamu-tamu di resepsi pernikahan, tentu pula bukan sembarang orang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa 15/1 malam lalu, Grand Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, didatangi banyak orang penting. Dua keluarga menggelar sebuah hajatan. Mereka bukan sembarang keluarga. Maka yang datang pun bukan sembarang orang seperti anda-anda yang sempat membaca blog ini. You? Nothing!</p>
<p>Malam itu, Ekman Tjandranegara dan Lareina Halim Kusuma menggelar resepsi pernikahan mereka. Ekman adalah putra pengusaha Eka Tjandranegara, bos Mulia Group. Si mempelai perempuan adalah putri Sugianto Kusuma, alias A Guan, (salah satu) tokoh di belakang kesuksesan Grup Artha Graha.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/IMG_6110WinCE.jpg" alt="Freddy Numberi" align="left" height="150" width="200" />Siapa saja tamu-tamunya? Dari kalangan tokoh politik dan pejabat, tamu-tamunya antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi (di sini berfoto bersama pengantin) dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsah. Ketua DPR yang juga politikus Partai Golkar, Agung Laksono, datang juga. Sama-sama dari Golkar, Akbar Tanjung juga hadir. Albert Yaputra, politikus di DPR yang bekas bendahara tim sukses SBY-JK, juga datang.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/IMG_6111WinCE.jpg" alt="Sutiyoso" align="right" height="150" width="200" />Dari polisi ada Wakil Kepala Polri, Makbul Padmanegara. Dari TNI ada Panglima Djoko Santoso. Agum Gumelar juga datang. Petinggi DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Prijanto, hadir pula memberi selamat pada mempelai. Bekas bos DKI, Sutiyoso (di sini berfoto bersama Kiki Barki), tentu tak ketinggalan.</p>
<p>Para diplomat Republik Rakyat Cina juga datang: duta besarnya dan diplomat senior lainnya.</p>
<p>Dan, tentu saja, pengusaha-pengusaha kakap lainnya juga datang. Kalau ada di antara nama-nama berikut ini yang asing bagi anda, ya wajar saja. Kan anda, seperti juga yang menulis ini, adalah nothing. Nih: Sukanta Tanudjaja, Tan Sioe Beng, Jusuf Hamdani, Pandji Wisaksana, Teddy Sugianto, Djoesianto Law, Andaka Narjadin, Budi Yuwono, Iwan Mahatirta, Paulus Utomo, Sutedjo Tunggadjaja, Budianto Widodo, Hendro Setiawan, Rudy Setiawan dan Leo Chandra.</p>
<p>Masih ada lagi: Yauw Mojan, The Nin King, Tong Djoe, Kiki Barki, Soetjipto Nagaria, Didi Dawis, Prajogo Pangestu, Trihatma Haliman dan Halim Jusuf. Ah, tentu saja, tak mungkin Tomy Winata tak hadir di resepsi putri A Guan.</p>
<p>Resepsi pernikahan yang dihadiri elit-elit sosial. Google saja nama mereka satu-satu, kalau niat. Anda yang nothing, sebagaimana juga yang menulis ini, pastinya tak diundang. Tapi tetap, kita harap kedua pengantin membentuk keluarga sakinah!</p>
<p><em>*dari NationalNews</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/01/21/pernikahan-naga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aduh Telkom Speedy</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 17:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[speedy]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya Yahoo bagi kita]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left">Warung langganan tempat saya makan, kala masih kuliah, letaknya tak jauh dari rumah kos. Cukup berjalan kaki sedikit, sampailah di tempat si Babeh. Menunya standar, nasi dengan berbagai lauk. Walau warungnya kecil, tapi perabot dan perangkat makannya selalu bersih.</p>
<p>Babeh selalu ramah kepada pelanggannya. Bahkan teman saya yang sering minta dibuatkan jus pisang pun diladeni. Ya, jus pisang. Rasanya gak aneh-aneh amat, kok. Kira-kira seperti pisang diblender, lah.</p>
<p>Pagi hari saat dagangan warung belum buka, biasanya sudah ada satu-dua pelanggan yang datang minta makan. Kalau belum masak, Babeh mohon permakluman. Kalau mau tunggu, silakan. Kalau mau cari tempat lain, ditunjukkan. Bila item tertentu dagangannya habis, Babeh pun selalu minta maaf.</p>
<p>Begitulah Babeh dan warung makanannya.</p>
<p>Coba kita bandingkan dengan <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">Telkom Speedy</a>. Tak usahlah kita singgung masa silam, di mana dengan <a href="http://omt.telkom.net.id/product/view/23?OMTID=45df447ea6420024fadc5c3ed3f9ba40">harga mencekik</a>, <a title="BUMN Milik Negara">BUMN</a> (yang menguasai hajat hidup orang banyak tapi dimiliki Singapura) itu menangguk uang dari bengkaknya tagihan pelanggannya. Sekarang Telkom Speedy bertarif lebih murah, dengan administrasi lebih mudah, dan jangkauan lebih luas.</p>
<p>Pada suatu hari yang indah, baru-baru ini, Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya <strong>Yahoo</strong> bagi kita. Tepatnya <strong>Yahoo Messenger</strong> (karena kita harus tampak <em>online</em> walau status <em>busy</em> atau <em>idle</em>). Yah, kita juga harus akui masih ada yang memanfaatkan Yahoo untuk email.</p>
<p>Saya sendiri merasakan terbatasnya akses selama tiga hari lebih. Ke mana kita cari penjelasan? Tentu saja ke <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a>. Alhamdulillah masih bisa diakses. Tapi sejuta topan badai, tak ada setitik pun penjelasan soal penyebab gangguan, sejak kapan tepatnya, kira-kira hingga kapan, apa yang sudah dilakukan Telkom untuk mengatasinya, apa dampaknya bagi muggle-muggle pelanggannya (seperti saya), kompensasi bagi pelanggan (misalnya diskon 68 persen bagi pengguna time-based, dan tambahan kuota 0,68 GB bagi pelanggan volume-based), apalagi permintaan maaf.</p>
<p>Di hari kesekian, barulah muncul penjelasan di <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/09/time/185055/idnews/850702/idkanal/328">detikinet</a>. Itu pun mungkin setelah orang situ ngomel-ngomel Speedy hanya bisa buka <strong>Gmail</strong>, padahal dia tidak tergabung ke milis-milis junk yang berbahagia.</p>
<p>Di <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a> hanya ada beberapa berita lama, padahal di sana ada tajuk &#8220;NEWS, Informasi terkini seputar Speedy&#8221;. Ada pula yang berbau promo. Dan ada sejenis typo. &#8220;<a href="http://72.14.253.104/search?q=cache:RD4vzlGI57gJ:https://portal.telkomspeedy.com/index.php+%22telkoms%22&amp;hl=en&amp;ct=clnk&amp;cd=3">Telkoms</a>&#8220;. Oh yes. Enough with one Telkom. Don&#8217;t give us Telkoms, please!</p>
<p>Tapi Telkom mungkin tenang saja. Di negeri ini, perkara kualitas layanan yang buruk bukan monopoli TLKM. Ngedumel ini pun masih lewat Speedy. Hihihi. *Nunggu galian kabel tukang internet lain*</p>
<p>Catatan: nemu dari google, ternyata ada <a href="http://www.petitiononline.com/tspeedy/petition.html">Petisi Mengecam Telkom Speedy</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Potret Kata Pesta Blogger 2007</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 19:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[id-gmail]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[pb2007]]></category>
		<category><![CDATA[pb2008]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan yang hadir ke Pesta Blogger 2007, mungkin ratusan blog pula bercerita tentang kesan-pesan kehadiran mereka ke sana. Kopi darat, kenalan kiri kanan, foto sana sini. Kejadian bisa pula dipotret melalui kata-kata! Potret #1: Kampung Gajah. Ah, lagi-lagi kelompok yang mengklaim sebagai penguasa dunia persilatan blog itu. Duduk paling belakang, berisik pula. Sedikit-sedikit teriak. Jeng [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ratusan yang hadir ke <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger 2007</a>, mungkin ratusan blog pula bercerita tentang kesan-pesan kehadiran mereka ke sana. Kopi darat, kenalan kiri kanan, foto sana sini. Kejadian bisa pula dipotret melalui kata-kata!</p>
<p><strong>Potret #1</strong>: <a href="http://id-gmail.info">Kampung Gajah</a>. Ah, lagi-lagi kelompok yang mengklaim sebagai <a href="http://hacker.wordpress.com/2007/09/13/5-alasan-kenapa-id-gmail-adalah-penguasa-dunia-persilatan-blog-indonesia/">penguasa dunia persilatan blog</a> itu. Duduk paling belakang, berisik pula. Sedikit-sedikit teriak. Jeng Surya! Meng-huuu sponsor Micr*soft. Mereka bukan komunitas blogger, padahal.</p>
<p><strong>Potret #2</strong>: Seorang pria bernama <a href="http://alexbudiyanto.web.id/">Alex Budiyanto</a> tertarik pada sosok wanita berparas indo, dengan urat di dahinya. <a href="http://maylaffayza.multiply.com/">Maylafayzza</a> memakai gaun berwarna dominan merah, dengan motif bunga. Alex pun mengajak musisi yang juga ngeblog itu berfoto. Setelah antri, karena tak cuma Alex yang ingin berpose dengan artis, ternyata baterai kameranya habis. &#8220;Tunggu, mbak.&#8221;</p>
<p>Baterai baru terpasang, Alex kembali antri setelah menitip kamera ke temannya. Kamera dua kali memotret. Sambil beranjak pergi menjauhi Maylafayzza, Alex bertanya. &#8220;Dia siapa sih? Seleb, kan?&#8221; Gubrag.</p>
<p><strong>Potret #3</strong>: Ventura Elisawati, seorang berposisi lumayan di <a href="http:/xl.co.id">XL</a>, hadir pula di PB2007. Sempat saya tanya soal <a href="http://gravity.web.id/2007/06/12/menghentikan-spam-sms-dari-xl/">SMS spam</a> (misalnya dari 1818 dan 818), Ventura bilang bahwa untuk berhenti &#8220;langganan&#8221; (spam),  XL harus melayani satu-satu tiap permintaan (unsubscribe). Artinya, spam sms itu adalah DEFAULT.</p>
<p><strong>Potret #4</strong>: Masih soal XL, beberapa blogger mengeluh karena tak ada sinyal telepon seluler di auditorium utama Blitz. Hanya sinyal XL &#8211;sponsor&#8211; yang terang benderang. Hehehe.</p>
<p><strong>Potret #5</strong>: Ternyata masih ada blogger yang lebih tua dari <a href="http://perspektif.net">Pak Wimar</a>. Berusia 70 tahun, dia memegang gelar S-3. Wow! Oya, ada pula blogger yang jauh-jauh datang dari Poso. Sambil bercanda, dia bercurhat tak punya biaya untuk pulang. XL menyambar peluang itu. Tiket pulang si blogger pun ditanggung!</p>
<p><strong>Potret #6</strong>: PB2007, singkatnya, berlangsung meriah. Para blogger dan komunitas-komunitasnya datang dan tampak menikmati kopi darat itu. Pada sesi-sesi terpisah, ada yang memutuskan tak mengikuti sesi manapun dan lebih memilih berbincang satu sama lain. Tak masalah! Kabarnya akan ada Pesta Blogger 2008. Di mana tempatnya? Mungkin di Bandung! Setidaknya, itu kata <a href="http://enda.goblogmedia.com">Enda Surya Nasution</a>, Chairman PB2007, di sebuah tempat di Rusun Tenabang. Lelah dan menjelang flu, Enda Surya sempat dipijat di sana.</p>
<p><strong>Potret #7</strong>: Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, menjamin tak akan ada pembredelan blogger Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Pak Cahyana, secara lisan menantang untuk menaikkan jumlah blogger Indonesia (sekarang kira-kira 130 ribu) menjadi sejuta blogger pada PB2008. Tantangan yang aneh. Lebarkan benwit, turunkan harganya, paksa Microsoft murahkan produknya untuk Indonesia (atau doronglah OS open source), barulah mungkin blogger makin banyak. Maka impian Pak Cahyana (bahwa guru-guru Indonesia berbagi ilmu di blog) bakal makin mudah terwujud.</p>
<p>Kesimpulannya, PB2007 berlangsung <strong>menyenangkan</strong>. Bagi yang serius, banyak hal bisa didapat di sana. Bagi yang datang untuk menyegarkan otak, tak menyesal pula datang ke situ. Terima kasih untuk <strong>panitia</strong>, dan semoga bisa bertemu lagi tahun depan!</p>
<p>Catatan untuk diperhatikan: Hari Blogger Indonesia pada 27 Oktober 2008 akan jatuh di hari SENIN.</p>
<p><em><strong>foto</strong> oleh <a href="http://ryosaeba.wordpress.com">Eko Juniarto</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/10/28/tujuh-potret-kata-pesta-blogger-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

