<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; Konsumen</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/category/konsumen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Mar 2010 07:44:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Semua Terekam Tak Pernah Mati</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 00:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[adam air]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Mana transkrip yang benar?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah rekaman bocor. Katanya rekaman dari kokpit Boeing 737–4Q8 Adam Air penerbangan DHI-574, yang nyungslep di Selat Makassar, 1 Januari 2007.</p>
<p>Membaca blog <a href="http://hydevilist.wordpress.com/">Rinintha Pradiza</a>, yang tampaknya pernah terlibat (langsung maupun tidak) aktivitas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi, saya terkesan bahwa <a href="http://hydevilist.wordpress.com/2008/08/02/adam-air-black-box-recording-leaked-to-the-media/">rekaman itu valid</a>. &#8220;&#8230;It is in fact the real deal,&#8221; kata dia.*</p>
<p>Orang kemudian membandingkan rekaman itu dengan transkrip dari <a href="http://www.dephub.go.id/knkt/">KNKT</a>. Bila transkrip versi rekaman benar berasal dari kokpit pesawat terkait, maka mestinya transkrip KNKT itu tak persis dengan rekaman sebenarnya. Namun bila transkrip KNKT benar, maka rekaman beredar tentunya bukanlah <em>the real deal</em>.*</p>
<p>Sejumlah pejabat menegaskan rekaman itu tak otentik, tapi tak menyebut apakah ia identik dengan rekaman kokpit yang asli. Tentu saja, bila para pejabat mengakui rekaman itu identik, akan ada yang marah-marah.</p>
<p>Tak baiklah bila terlalu sering pejabat digonta-ganti.</p>
<p>*paragraf diedit demi kemaslahatan umat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan Dahsyat Soal Rokok dan Kecupuan</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/03/13/renungan-dahsyat-soal-rokok-dan-kecupuan/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/03/13/renungan-dahsyat-soal-rokok-dan-kecupuan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 18:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/03/13/renungan-dahsyat-soal-rokok-dan-kecupuan/</guid>
		<description><![CDATA[Perasaan cupu kadang muncul di lubuk hati terdalam seorang manusia. Untungnya peradaban mewariskan kita... rokok.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya menumpang merokok di ruang IT. Ini salah satu kamar asap, alias tempat bebas merokok, di pabrik kami. Seorang staf IT pamit pulang setelah beres-beres sebentar. Memanggul ranselnya, dia meninggalkan ruangan itu.</p>
<p>Tak berapa lama, dia kembali lagi. Ada yang tertinggal, rupanya. Dia membuka lacinya. &#8220;Rokok ketinggalan. Ntar cupu dong gue,&#8221; kata dia, tertawa, lalu kembali bergegas pergi. Hehe. Sempat terpikir oleh saya, masa-masa merasa cupu alias culun punya, bila tak merokok, sudah lama sekali berlalu.</p>
<p>Malamnya, saya bertemu rekan-rekan <a href="http://id-gmail.info">Kampung Gajah</a> di Setiabudi One. Acara malam itu: pembagian paket kaos (bayar woi). Puluhan orang berkumpul, terpisah dalam kelompok-kelompok kecil perbincangan, sambil menunggu EO membagi jatah paket. Seorang rekan berceletuk, &#8220;Kalau rame gini, malah jadi bingung gue.&#8221;</p>
<p>Saya pun (kembali) bersiap membakar rokok. Daripada bengong tak ada kerjaan, selain berbincang sambil menunggu, mending sambil ngerokok. Sambil sesekali teringat beberapa tugas yang belum tuntas, atau hal-hal di rumah. Dan saat itulah saya teringat perkataan staf IT pabrik beberapa jam sebelumnya. &#8220;Gak ngerokok, cupu rasanya.&#8221;</p>
<p>Anjrit.</p>
<p>Dalam kepala, muncul berbagai flashback ingatan situasi-situasi lain, saat saya mulai memantik api menyulut rokok. Sebagian besar adalah saat-saat menunggu orang maupun sesuatu. Ya, saat-saat bengong itulah. Saat-saat merasa tak banyak hal lain yang bisa dilakukan. Otak saya nyaris memberi tag &#8220;cupu&#8221; pada semua memori itu. Untung, saya sempat mengaktifkan software Denial v2.1.</p>
<p>Wah. Jangan-jangan semua iklan rokok itu berisi pesan terselubung.<br />
Musikku keras, kopiku kental, rokokku nikmat untuk teman bengong.<br />
How low can you go before you realize you&#8217;re feeling cupu?<br />
Welcome to Marlboro Country, where there&#8217;s no cupuness.<br />
Yang penting, rasanya gak cupu Bung!<br />
Gak ada rokok lo, gak rame malah cupu.</p>
<p>Maka lihatlah negeri ini!</p>
<p><em><br />
img: connietalk.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/03/13/renungan-dahsyat-soal-rokok-dan-kecupuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kembali Muncul</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/03/09/kembali-muncul/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/03/09/kembali-muncul/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 18:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/03/09/kembali-muncul/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya blog ini muncul kembali. Selama beberapa minggu, blog ini tak bisa diakses, utamanya dari negeri sendiri. Penyebabnya, hosting di freehostia.com tiba-tiba tak bisa diakses. Entah berapa blog ambruk karenanya!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya blog ini muncul kembali. Selama beberapa minggu, blog ini tak bisa diakses, utamanya dari negeri sendiri. Penyebabnya, hosting di freehostia.com tiba-tiba tak bisa diakses. Entah berapa blog ambruk karenanya. Termasuk si <a href="http://luthfi.web.id">Luthfi</a>, yang kini pindah ke layanan hosting entah-namanya-apa *males search arsip <a href="http://groups.google.com/group/id-gmail">milis</a>*.</p>
<p>Blog ini masih bisa dibaca dari luar negeri (dan segelintir ISP yang beroperasi di sini, tampaknya), memang. Dari sini, harus memakai proxy untuk sekadar menengok blog-blog yang nangkring di freehostia&#8211;hosting gratisan itu. Sungguh tak nyaman.</p>
<p>Apa kata teknisi freehostia?</p>
<blockquote><p><em>We didn&#8217;t banned this countries, but our datacenter enabled some filters on their side, and that&#8217;s why there isn&#8217;t much that we can do for you.<br />
Best Regards,<br />
James</em></p></blockquote>
<p>Apapunlah artinya itu!</p>
<p>Seorang <a href="http://ndorokakung.com">mandor</a> di pabrik menawarkan tumpangan gratis di salah satu hosting yang beliau perpanjang tanpa sengaja. Sayangnya, hosting tersebut belum mengakomodasi domain <strong>.id</strong>. Gak jadi, deh, numpang gratisan!</p>
<p>Dengan demikian, gravity.web.id ini sudah beberapa kali jatuh-bangun. Dari hosthink.com yang menghilangkan file dan database, freehostia yang difilter penyedia layanan internet sini, dan kini <a href="http://whplus.com">whplus.com</a>. Dari google, memang ada beberapa halaman blog yang mengeluh soal layanan whplus. Tapi, saya optimistis layanan mereka kini sudah lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/03/09/kembali-muncul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aduh Telkom Speedy</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 17:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[speedy]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya Yahoo bagi kita]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left">Warung langganan tempat saya makan, kala masih kuliah, letaknya tak jauh dari rumah kos. Cukup berjalan kaki sedikit, sampailah di tempat si Babeh. Menunya standar, nasi dengan berbagai lauk. Walau warungnya kecil, tapi perabot dan perangkat makannya selalu bersih.</p>
<p>Babeh selalu ramah kepada pelanggannya. Bahkan teman saya yang sering minta dibuatkan jus pisang pun diladeni. Ya, jus pisang. Rasanya gak aneh-aneh amat, kok. Kira-kira seperti pisang diblender, lah.</p>
<p>Pagi hari saat dagangan warung belum buka, biasanya sudah ada satu-dua pelanggan yang datang minta makan. Kalau belum masak, Babeh mohon permakluman. Kalau mau tunggu, silakan. Kalau mau cari tempat lain, ditunjukkan. Bila item tertentu dagangannya habis, Babeh pun selalu minta maaf.</p>
<p>Begitulah Babeh dan warung makanannya.</p>
<p>Coba kita bandingkan dengan <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">Telkom Speedy</a>. Tak usahlah kita singgung masa silam, di mana dengan <a href="http://omt.telkom.net.id/product/view/23?OMTID=45df447ea6420024fadc5c3ed3f9ba40">harga mencekik</a>, <a title="BUMN Milik Negara">BUMN</a> (yang menguasai hajat hidup orang banyak tapi dimiliki Singapura) itu menangguk uang dari bengkaknya tagihan pelanggannya. Sekarang Telkom Speedy bertarif lebih murah, dengan administrasi lebih mudah, dan jangkauan lebih luas.</p>
<p>Pada suatu hari yang indah, baru-baru ini, Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya <strong>Yahoo</strong> bagi kita. Tepatnya <strong>Yahoo Messenger</strong> (karena kita harus tampak <em>online</em> walau status <em>busy</em> atau <em>idle</em>). Yah, kita juga harus akui masih ada yang memanfaatkan Yahoo untuk email.</p>
<p>Saya sendiri merasakan terbatasnya akses selama tiga hari lebih. Ke mana kita cari penjelasan? Tentu saja ke <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a>. Alhamdulillah masih bisa diakses. Tapi sejuta topan badai, tak ada setitik pun penjelasan soal penyebab gangguan, sejak kapan tepatnya, kira-kira hingga kapan, apa yang sudah dilakukan Telkom untuk mengatasinya, apa dampaknya bagi muggle-muggle pelanggannya (seperti saya), kompensasi bagi pelanggan (misalnya diskon 68 persen bagi pengguna time-based, dan tambahan kuota 0,68 GB bagi pelanggan volume-based), apalagi permintaan maaf.</p>
<p>Di hari kesekian, barulah muncul penjelasan di <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/09/time/185055/idnews/850702/idkanal/328">detikinet</a>. Itu pun mungkin setelah orang situ ngomel-ngomel Speedy hanya bisa buka <strong>Gmail</strong>, padahal dia tidak tergabung ke milis-milis junk yang berbahagia.</p>
<p>Di <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a> hanya ada beberapa berita lama, padahal di sana ada tajuk &#8220;NEWS, Informasi terkini seputar Speedy&#8221;. Ada pula yang berbau promo. Dan ada sejenis typo. &#8220;<a href="http://72.14.253.104/search?q=cache:RD4vzlGI57gJ:https://portal.telkomspeedy.com/index.php+%22telkoms%22&amp;hl=en&amp;ct=clnk&amp;cd=3">Telkoms</a>&#8220;. Oh yes. Enough with one Telkom. Don&#8217;t give us Telkoms, please!</p>
<p>Tapi Telkom mungkin tenang saja. Di negeri ini, perkara kualitas layanan yang buruk bukan monopoli TLKM. Ngedumel ini pun masih lewat Speedy. Hihihi. *Nunggu galian kabel tukang internet lain*</p>
<p>Catatan: nemu dari google, ternyata ada <a href="http://www.petitiononline.com/tspeedy/petition.html">Petisi Mengecam Telkom Speedy</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indosat-M3 Sampai ke Alam Siluman!</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/07/17/indosat-m3-sampai-ke-alam-siluman/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/07/17/indosat-m3-sampai-ke-alam-siluman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2007 19:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/07/17/indosat-m3-sampai-ke-alam-siluman/</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja sebagai petugas call center layanan seluler kadang kala bisa berat. Pertanyaan dari pelanggan bisa merepotkan. Baik yang mudah maupun yang susah, di mana jawabannya tak tercantum di buku panduan jawaban.
Baru-baru ini, sebuah file .mp3 tersebar di milis tertentu. File berisi rekaman telepon di call center Indosat-M3 dengan seorang pelanggannya. Si pelanggan bernama Until, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.kkppi.go.id/graph/indosat-m3-2.gif" align="left" />Bekerja sebagai petugas call center layanan seluler kadang kala bisa berat. Pertanyaan dari pelanggan bisa merepotkan. Baik yang mudah maupun yang susah, di mana jawabannya tak tercantum di buku panduan jawaban.</p>
<p>Baru-baru ini, sebuah file .mp3 tersebar di milis tertentu. File berisi rekaman telepon di call center <a href="http://www.m3-access.com/">Indosat-M3</a> dengan seorang pelanggannya. Si pelanggan bernama <strong>Until</strong>, dan petugas call center bernama <strong>Etus</strong>. Dari tarikan napas dan intonasinya, Until mungkin biasa dikategorikan sebagai &#8220;anak kecil&#8221;. &#8220;Yang pasti mah orang Sunda,&#8221; kata <a href="http://www.google.com/search?hl=en&amp;q=sandy+indra+pratama&amp;btnG=Google+Search">Sandy Indra Pratama</a>, rekan sekantor saya, usai mendengar rekaman itu.</p>
<p>File ini berdurasi 3 menit 49 detik. Dimulai dengan standar obrolan petugas call center yang bertanya nama dan nomor telepon pelanggan, setelah terlebih dulu memperkenalkan diri.</p>
<p>Until bertanya pada Etus, apakah M3 bisa dipakai di luar angkasa.&#8221;Maksudnya di luar angkasa mana,&#8221; wajar saja Etus bertanya balik. Until mengulang lagi, &#8220;di luar angkasa.&#8221;<br />
&#8220;Tidak bisa. Terbakar kalau di luar angkasa,&#8221; Etus menjawab tak ketus.</p>
<p>&#8220;Di bulan?&#8221;<br />
&#8220;Bulan apa?&#8221;<br />
&#8220;Di bulan, bulan atas.&#8221;<br />
&#8220;Tidak bisa, ibu. Karena sinyalnya tidak dapat. Terbang aja susah, gimana ke bulan, ibu,&#8221; Etus mulai ikut sedikit bercanda. Atau mungkin sadar sedang menghadapi anak kecil.</p>
<p>&#8220;Orang-orang buktinya bisa ke bulan. Maksudnya, supaya komunikasi lancar antara orang-orang yang sedang penelitian dengan orang yang di bumi,&#8221; Until berargumen.<br />
&#8220;Ooo,&#8221; Etus sepertinya tak paham betul. &#8220;Ibu ingin ke bulan?&#8221; Ada hening sebentar. &#8220;Halo Bu Until, ingin ke bulan?&#8221; Terucaplah pertanyaan paling baik yang bisa dilontarkan seorang petugas call center.<br />
Until mengiyakan dengan alasan pernah mendengar ada kehidupan di bulan. Etus, tak bisa lagi berkelit, mengakui bahwa M3&#8230;.. tak bisa dipakai di bulan.<br />
&#8220;Ya sudah saya kasih saran. Untuk ke depannya, M3 bisa dipake di bulan,&#8221; ujar si Until. Etus menjawab dengan jurus pamungkas, &#8220;Baik. Nanti saya informasikan ke bagian terkait.&#8221;</p>
<p>Tapi pertanyaan Until tidak berhenti di situ. Apakah M3 bisa dipakai di matahari? Ke bintang? Di dalam laut? Tentu saja Etus jujur menjawab, tidak bisa. &#8220;Iya, makanya jadi pionir untuk M3,&#8221; Until menyarankan. Apa daya seorang petugas call center? Maka Etus menjawab, &#8220;Nanti diusakan, Ibu Until, ya&#8230;&#8221;</p>
<p>Sayangnya, Until belum selesai. Pertanyaan selanjutnya agak melegakan bagi si petugas call center. Bisakah M3 dipakai di SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) alias pom bensin? Etus tentu mengiyakan.<br />
&#8220;Gak meledak?&#8221;<br />
&#8220;Tidak&#8221;<br />
&#8220;Kok waktu itu saya menggunakan, SPBU-nya meledak ya?&#8221;<br />
&#8220;&#8230;.&#8221;</p>
<p>Ada lagi pertanyaan soal penggunaan M3 di toilet. &#8220;Bisa. Kenapa tidak,&#8221; si petugas menjawab dengan menambahkan kalimat tanya retoris&#8211;yang terbukti bukan pilihan bagus.<br />
&#8220;Nanti kalau orang yang diteleponnya bau, waktu saya lagi berak?&#8221;<br />
&#8220;<em>&#8230;&#8230;. Seperti itu, ya. Baik. Ada lagi?&#8221;</em><br />
&#8220;Itu jawab dulu.&#8221;<br />
<em>&#8220;Kenapa?&#8221;</em><br />
&#8220;Kalo saya sedang berak di WC kan pake handphone.&#8221;<br />
<em>&#8220;Jangan, nanti jatuh ke WC-nya, ibu. Seperti itu, ya.&#8221;</em><br />
&#8220;Kan supaya berkomunikasi dengan orang.&#8221;<br />
<em>&#8220;Bagaimana?&#8221;</em><br />
&#8220;Baunya tersebar ga lewat handphone?&#8221;<br />
<em>&#8220;Tidak, ibu.&#8221;</em><br />
&#8220;Kenapa?&#8221;<br />
<em>&#8220;Emang tidak bisa.&#8221;</em><br />
&#8220;Ooo. Bisa deh?&#8221;<br />
<em>&#8220;Tidak bisa.&#8221;</em><br />
&#8220;Ya udah, untuk ke depannya M3 bisa, supaya baunya tersebar&#8230;&#8221;</p>
<p>Belum! Belum selesai!<br />
&#8220;Di alam siluman?&#8221;<br />
<em>&#8220;Ada lagi pertanyaan terkait produk M3?&#8221;</em><br />
&#8220;Di surga neraka bisa gak?&#8221;<br />
<em>&#8220;Ada lagi &#8230;&#8230;&#8230; ?&#8221;</em></p>
<p>&#8220;M3 itu murah ya?&#8221;<br />
<em>&#8220;Luas sekali, ibu.&#8221;</em></p>
<p>Hening.<br />
<em>&#8220;Bagaimana Ibu Until, ada lagi yang bisa saya bantu?&#8221;</em></p>
<p>*nada telepon putus*</p>
<p><em>&#8220;Baik. Terima kasih telah menghubungi Indosat.<br />
&#8220;Selamat pagi.&#8221;</em></p>
<p>Oke. Mungkin saja file rekaman ini fiktif alias dibuat-buat oleh seseorang. Hmm, dua orang. Siapa sih orang bernama Until? Juga: Etus? Tapi meski begitu gapapa, lah. Lucu, hehehe. Kalau rekaman ini benar, wow. M3 memang no limits.</p>
<p>Sila mengunduh di <a href="http://gudangupload.com/filelink.php?filecode=46f5f42c687b21c6893fe9835f9d017a3749c01f986415aca4a69873235dbd90">gudangupload</a> (33 hari) atau di <a href="http://www.jogjaupload.com/filelink.php?filecode=fd60ac7f0fc6d2993b994b62d36ba95c5ed3719e4a2d55d65bc3330778d8b7f6">jogjaupload</a> (10 hari).</p>
<p>*<em><a href="http://bayu.freelancer.web.id/">Arif</a> memforward file ini ke <a href="http://groups.google.com/group/id-gmail">Kampung Gajah</a> dari &#8220;milis sebelah&#8221; (kata dia, lho)</em>.<a href="http://blog.abepoetra.com/"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/07/17/indosat-m3-sampai-ke-alam-siluman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
