<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2009 07:16:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Film Merantau: Silat Bukittinggi, Sutradara Inggris</title>
		<link>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 07:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>m.dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[ Kapan terakhir kali nonton film Indon ciat-gedebuk? Lupa persisnya, tapi saya ingat beberapa tahun lalu ada gelombang sinetron silat. Ceritanya seperti di komik-komik silat jadul. Kalo tak salah, ada juga sinetron laga dengan bintang Roger Danuarta, ya? 
 Tapi sekarang ada film   Merantau  . Trailernya sudah beredar sejak tahun lalu. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" src="http://gravity.web.id/wp-content/uploads/2009/08/merantau.jpg" align="left" alt="merantau.jpg" /> Kapan terakhir kali nonton film Indon ciat-gedebuk? Lupa persisnya, tapi saya ingat beberapa tahun lalu ada gelombang sinetron silat. Ceritanya seperti di komik-komik silat jadul. Kalo tak salah, ada juga sinetron laga dengan bintang Roger Danuarta, ya? </p>
<p> Tapi sekarang ada film <em>  Merantau </em> . Trailernya sudah beredar sejak tahun lalu. Di situsnya diceritakan segala macam soal proyek film Rp 15 miliar dengan sutradara Inggris, Gareth Evans, itu. </p>
<p> Beberapa hari lalu saya ikut menonton filmnya, yang resmi masuk bioskop (Blitz?) mulai 6 Agustus. Kesan akhir singkat: laganya memang betul dahsyat. Internesyenel, dah. </p>
<p> Filmnya lumayan lama, hampir 2,5 jam. Satu jam terakhir betul-betul padat dengan laga pencak silat. Di gang-gang kecil, dalam klab malam, di jembatan penyeberangan orang, di kompleks rusun (Rusun Klender), di atap gedung, duel dalam lift, hingga dua lawan satu pamungkas sebagai puncak film. </p>
<p> Koreografi tarungnya memang diarahkan oleh ahli silat. Bintang-bintangnya pun bermodal penguasaan dasar ilmu bela diri, termasuk Iko Uwais, memerankan tokoh utama Yuda. </p>
<p> Yuda, dari kampungnya di Bukittinggi yang hijau nian, memutuskan merantau, yang digambarkan sebagai tradisi kehormatan seorang lelaki. Cita-citanya mengajar silat di Jakarta kampret ini. </p>
<p> Di Jakarta, dia malah bertemu Astri (Sisca Jessica, tampak fisik seperti versi beta Agnes Monica), penari yang dikuras duitnya oleh bos klab, Johni (Alex Abbad). Johni hendak menjual Astri ke sindikat pedagang pecun (yang mengekspor cewe-cewe pake.. kontainer!), yang mana tentu saja Yuda mati-matian mencegah. </p>
<p> Dengan situasi itu, tentu saja puluhan tukang pukul berdatangan sepanjang film mencegat Yuda. Saking sibuknya berlaga, Yuda sepanjang film tak pernah berganti pakaian. Semakin lama durasi film, makin dekil bajunya. </p>
<p> Film ini untuk dewasa! Membawa anak menonton The Dark Knight masih lebih mulia. Di Merantau, darah berceceran di mana-mana. Walau warnanya sering mirip sirop, tapi yang tak biasa menonton acara kriminal atau tayangan korban bom Marriott 17/7 di teve, bisa mual dan terkaget-kaget. </p>
<p> Ada juga setumpuk kosa kata makian yang muncul di film. Binatang berlompatan dari mulut si germo Johni. Astri sendiri sangat gemar mengucap &#8220;taiik!&#8221; yang hampir semuanya ditujukan pada Johni. </p>
<p> Waktu saya menonton film ini, di layar terpampang pula subtitel Bahasa Inggris yang terjemahannya sering tak persis dengan maksud yang kita pahami. Untungnya saya Indon, jadi tak begitu butuh subtitel itu. Di awal film yang bertabur bahasa Padang, subtitel juga tak tepat. Lebih baik tanyalah ke orang Padang terdekat. </p>
<p> Sekali lagi, ini film laga. Jadi, sekitar satu jam pertama, ingat-ingatlah ini. Yakinlah bahwa rentetan ciat gedebuk bakal segera datang. Tak usah berharap si Astri bakal stripping. Juga tak ada romansa fisik yang maksa, kok. Oh ya, kalau di film lain aparat selalu terlambat datang, di film ini malah tak datang-datang. Jangankan polisi, satpam pun gak ada. Agak aneh juga karena, setahu kita, gagal maupun suksesnya sindikat demikian sangat butuh peran aparat. </p>
<p> Saya rasa, film ini wajib ditonton karena tata laga yang dahsyat&#8211;dengan pencak silat yang ditegaskan sebagai pusaka Indonesia (bukan Malaysia). Sinematografi adalah bonusnya: keren bukan hanya saat adegan laga, tapi juga saat mengeksploitasi keindahan Bukittinggi. </p>
<p> Semoga saja ada sineas nasional yang menyusul membuat film laga yang beneran merah-putih. Minimal naskah, dialog dan konfliknya jadi beneran terasa Indonesia-nya. Masak warga gak berkerumun pas ada yang bonyok/bertumbangan? Wisata musibah kan budaya kita. </p>
<p> 
<ul>  Beberapa cuplikan adegan yang teringat:  <br /> 
<li>   Yuda lapar dan mencari makan di warung terdekat. Ditanya sama Mas Warung, mau makan apa. &#8220;Sate padang, Pak,&#8221; kata Yuda.  </li>
<li>   Johni heran kenapa Yuda begitu ngotot melindungi Astri. Kata Johni, &#8220;Cantik sih, tapi secantik pecun-pecun lain.&#8221;  </li>
<li>   Yuda dikejar penjahat yang menunggangi motor. Untuk menghambat pengejar, segala barang yang ditemukan dilemparkan. Di ujung gang, ada orang lewat bawa handuk dan gayung. Yuda menyabet ujung handuk. Pemilik handuk refleks menangkap ujung lain untuk menahan handuknya dijambret. Nah handuk pun terbentang, menjegal leher pengejar bermotor. Yuda cabut, meninggalkan pemilik handuk yang tampangnya bengong pooool buanget.  </li>
</ul>
<p> Selamat menonton, lah. *pegel anjeeeh ngetik dari hape!* </p>
<p>Posted by <a href="http://wordmobi.googlecode.com">Wordmobi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pada Lima Tahun Kampung</title>
		<link>http://gravity.web.id/2009/06/14/pada-lima-tahun-kampung/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2009/06/14/pada-lima-tahun-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 17:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[id-gmail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2009/06/14/pada-lima-tahun-kampung/</guid>
		<description><![CDATA[Kampung Gajah berulang tahun. Yang kelima. Sudah selayaknya ulang tahun itu dirayakan. Mungkin dengan mengupdate WP ke 2.8, ganti tema blog ke Smells Like Facebook ini, atau dengan sebuah post.
Hore. Makan-makan.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.id-gmail.info">Kampung Gajah</a> berulang tahun. Yang kelima. Sudah selayaknya ulang tahun itu dirayakan. Mungkin dengan mengupdate WP ke 2.8, ganti tema blog ke <a href="http://www.nazieb.com" target="_self">Smells Like Facebook</a> ini, atau dengan sebuah post.</p>
<p>Hore. Makan-makan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2009/06/14/pada-lima-tahun-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>63 Tahun Dengan Empat Bendera</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 14:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI 63]]></category>
		<category><![CDATA[kalla]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/</guid>
		<description><![CDATA[Ada empat bendera di logo HUT RI ke-63 tahun ini. Kenapa?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama kali melihat logo 63 Tahun Kemerdekaan Indonesia, <a href="http://www.plurk.com/p/2h0zo">saya bertanya-tanya</a>. Kenapa jumlah benderanya harus empat buah? Agak iseng, memang. Namun, saya kira, banyak konstituen republik ini yang percaya angka empat itu angka &#8220;mati&#8221;.</p>
<p>Saya pun menengok ke belakang. Ternyata jumlah bendera pada logo HUT RI selalu bertambah satu sejak tahun 2005. Satu bendera pada 2005, dua pada 2006, tiga pada 2007 dan tahun ini pun menjadi empat. Deduksi serampangan yang bisa saya ambil: ini hitungan bendera sejak SBY-JK terpilih sebagai pasangan bos eksekutif negeri ini. Hehe.</p>
<p align="center"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/60.jpg" height="97" width="101" /><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/61.jpg" height="97" width="101" /><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/62.jpg" height="97" width="101" /></p>
<p>Pasangan SBY-JK memang terpilih pada 2004. Tapi 17 Agustus tahun itu, tahun ke 59 sejak 1945, bos eksekutif RI masih <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Megawati_Sukarnoputri">Bu Mega</a> dan&#8230; errr&#8230; siapa sih RI-2 jaman itu? Ah iya. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hamzah_Haz">Hamzah Haz</a>! Hehehe. Ini wakil presiden yang pernah bikin heboh karena rombongannya masuk <em>busway</em> di tengah macet Ibu Kota. Kabarnya, RI-2 saat itu sedang tidur sehingga tak sadar dipelototi pengguna jalan lainnya.</p>
<p>Agak sulit (kurang gigih, sih) mencari logo HUT RI ke-59. Tapi di arsip foto KBRI Canberra, anda bisa melihat logo itu di <a href="http://www.kbri-canberra.org.au/images/events/040817_4.jpg">foto ini</a>.</p>
<p>Di luar soal logo HUT RI ini, saya mengucapkan duka pada tahun ke-63 sejak proklamasi RI merdeka. Sebab, negara ini masih dilingkupi korupsi, pelayanan publik masih penuh pungutan liar, dll dll. Tapi, kita harus yakin, lilin harapan itu belum mati. If there is a will&#8230; ah sudahlah.</p>
<p>Ayo maju, maju!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semua Terekam Tak Pernah Mati</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 00:41:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[adam air]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Mana transkrip yang benar?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah rekaman bocor. Katanya rekaman dari kokpit Boeing 737–4Q8 Adam Air penerbangan DHI-574, yang nyungslep di Selat Makassar, 1 Januari 2007.</p>
<p>Membaca blog <a href="http://hydevilist.wordpress.com/">Rinintha Pradiza</a>, yang tampaknya pernah terlibat (langsung maupun tidak) aktivitas Komisi Nasional Keselamatan Transportasi, saya terkesan bahwa <a href="http://hydevilist.wordpress.com/2008/08/02/adam-air-black-box-recording-leaked-to-the-media/">rekaman itu valid</a>. &#8220;&#8230;It is in fact the real deal,&#8221; kata dia.*</p>
<p>Orang kemudian membandingkan rekaman itu dengan transkrip dari <a href="http://www.dephub.go.id/knkt/">KNKT</a>. Bila transkrip versi rekaman benar berasal dari kokpit pesawat terkait, maka mestinya transkrip KNKT itu tak persis dengan rekaman sebenarnya. Namun bila transkrip KNKT benar, maka rekaman beredar tentunya bukanlah <em>the real deal</em>.*</p>
<p>Sejumlah pejabat menegaskan rekaman itu tak otentik, tapi tak menyebut apakah ia identik dengan rekaman kokpit yang asli. Tentu saja, bila para pejabat mengakui rekaman itu identik, akan ada yang marah-marah.</p>
<p>Tak baiklah bila terlalu sering pejabat digonta-ganti.</p>
<p>*paragraf diedit demi kemaslahatan umat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/08/04/semua-terekam-tak-pernah-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inggris Di Spanduk Aparat</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 07:21:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[aparat]]></category>
		<category><![CDATA[inggris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/</guid>
		<description><![CDATA[Aparat dari Indonesia untuk Indonesia sebaiknya tidak usah sok inggris.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Birokrat dan seluruh aparat negeri ini terbiasa melakukan sosialisasi lewat spanduk, pamflet, plang, atau sejenisnya. Kalau pernah menengok anggaran belanja suatu institusi, dan menemukan mata anggaran sosialisasi, yakinlah bahwa pelaksanaannya tak akan jauh-jauh dari spanduk dkk.</p>
<p>Maka, di berbagai sudut kota, terlihatlah deretan kata-kata berisi pesan-pesan dalam bahasa yang khas. Misalnya &#8220;DENGAN MENINGKATKAN KESADARAN BERTOLERANSI DAN MEMAHAMI SESAMA, KITA RAYAKAN KEBANGKITAN NASIONAL PENUH SUKACITA&#8221;. Contoh ini memang ngarang. Tapi seperti itulah bahasa spanduk.</p>
<p>Kosakata dan frase khas spanduk adalah KERUKUNAN, SESAMA, MASYARAKAT, MARILAH KITA, DENGAN ME-(kata kerja)-KAN dan lain-lain. Kalau ingin menambahkan, silakan tengok spanduk terdekat.</p>
<p>Entah otak mana yang memikirkan kata-kata seperti itu. Saya ingin tahu, buku-buku apa saja yang mereka baca dalam hidupnya. Pendidikan Moral Pancasila: advanced edition? Jenderal-Jenderal Itu Benar-Benar Dimakan Burungnya? Beli di mana tuh bukunya?</p>
<p>Lebih parah lagi bila di otak copywriter spanduk terbersit keinginan untuk tampak lebih &#8220;internasional&#8221;. Si copywriter&#8211;yang biasanya lumayan berjabatan di institusi birokrat terkait&#8211;memutuskan memakai bahasa inggris!</p>
<p>Maka dibentangkanlah spanduk-spanduk, disebarlah pamflet-pamflet, didirikanlah plang-plang, berbahasa inggris tak tepat. Padahal pesan-pesan yang dibawa bukan ditujukan untuk orang asing, melainkan untuk penduduk negeri sendiri yang bisa berbahasa Indonesia.</p>
<p>Ah, teringat plang &#8220;<a href="http://images.google.com/images?um=1&amp;hl=en&amp;safe=off&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&amp;q=%22hide+drug%22+%22jauhi+narkoba%22&amp;btnG=Search+Images" title="search google images">jauhi narkoba&#8221; dengan &#8220;hide drug&#8221;</a> sebagai terjemahannya. Ini saya tambahkan sedikit.</p>
<p><a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/feelsave.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/feelsave_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a><br />
FEEL SAVE ON THE WAY<br />
dari pamflet kampanye Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya</p>
<p><a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spanduk.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spanduk_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a>  <a href="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spandukfull.jpg"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/spandukfull_kcl.jpg" align="bottom" height="180" width="240" /></a><br />
STOP DRUGS GO HEALTH YOUR LIFE<br />
spanduk di depan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/07/06/inggris-di-spanduk-aparat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
