<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; film</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/tag/film/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2010 14:31:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Film Merantau: Silat Bukittinggi, Sutradara Inggris</title>
		<link>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 07:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>m.dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Kapan terakhir kali nonton film Indon ciat-gedebuk? Lupa persisnya, tapi saya ingat beberapa tahun lalu ada gelombang sinetron silat. Ceritanya seperti di komik-komik silat jadul. Kalo tak salah, ada juga sinetron laga dengan bintang Roger Danuarta, ya? Tapi sekarang ada film Merantau . Trailernya sudah beredar sejak tahun lalu. Di situsnya diceritakan segala macam soal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" src="http://gravity.web.id/wp-content/uploads/2009/08/merantau.jpg" align="left" alt="merantau.jpg" /> Kapan terakhir kali nonton film Indon ciat-gedebuk? Lupa persisnya, tapi saya ingat beberapa tahun lalu ada gelombang sinetron silat. Ceritanya seperti di komik-komik silat jadul. Kalo tak salah, ada juga sinetron laga dengan bintang Roger Danuarta, ya? </p>
<p> Tapi sekarang ada film <em>  Merantau </em> . Trailernya sudah beredar sejak tahun lalu. Di situsnya diceritakan segala macam soal proyek film Rp 15 miliar dengan sutradara Inggris, Gareth Evans, itu. </p>
<p> Beberapa hari lalu saya ikut menonton filmnya, yang resmi masuk bioskop (Blitz?) mulai 6 Agustus. Kesan akhir singkat: laganya memang betul dahsyat. Internesyenel, dah. </p>
<p> Filmnya lumayan lama, hampir 2,5 jam. Satu jam terakhir betul-betul padat dengan laga pencak silat. Di gang-gang kecil, dalam klab malam, di jembatan penyeberangan orang, di kompleks rusun (Rusun Klender), di atap gedung, duel dalam lift, hingga dua lawan satu pamungkas sebagai puncak film. </p>
<p> Koreografi tarungnya memang diarahkan oleh ahli silat. Bintang-bintangnya pun bermodal penguasaan dasar ilmu bela diri, termasuk Iko Uwais, memerankan tokoh utama Yuda. </p>
<p> Yuda, dari kampungnya di Bukittinggi yang hijau nian, memutuskan merantau, yang digambarkan sebagai tradisi kehormatan seorang lelaki. Cita-citanya mengajar silat di Jakarta kampret ini. </p>
<p> Di Jakarta, dia malah bertemu Astri (Sisca Jessica, tampak fisik seperti versi beta Agnes Monica), penari yang dikuras duitnya oleh bos klab, Johni (Alex Abbad). Johni hendak menjual Astri ke sindikat pedagang pecun (yang mengekspor cewe-cewe pake.. kontainer!), yang mana tentu saja Yuda mati-matian mencegah. </p>
<p> Dengan situasi itu, tentu saja puluhan tukang pukul berdatangan sepanjang film mencegat Yuda. Saking sibuknya berlaga, Yuda sepanjang film tak pernah berganti pakaian. Semakin lama durasi film, makin dekil bajunya. </p>
<p> Film ini untuk dewasa! Membawa anak menonton The Dark Knight masih lebih mulia. Di Merantau, darah berceceran di mana-mana. Walau warnanya sering mirip sirop, tapi yang tak biasa menonton acara kriminal atau tayangan korban bom Marriott 17/7 di teve, bisa mual dan terkaget-kaget. </p>
<p> Ada juga setumpuk kosa kata makian yang muncul di film. Binatang berlompatan dari mulut si germo Johni. Astri sendiri sangat gemar mengucap &#8220;taiik!&#8221; yang hampir semuanya ditujukan pada Johni. </p>
<p> Waktu saya menonton film ini, di layar terpampang pula subtitel Bahasa Inggris yang terjemahannya sering tak persis dengan maksud yang kita pahami. Untungnya saya Indon, jadi tak begitu butuh subtitel itu. Di awal film yang bertabur bahasa Padang, subtitel juga tak tepat. Lebih baik tanyalah ke orang Padang terdekat. </p>
<p> Sekali lagi, ini film laga. Jadi, sekitar satu jam pertama, ingat-ingatlah ini. Yakinlah bahwa rentetan ciat gedebuk bakal segera datang. Tak usah berharap si Astri bakal stripping. Juga tak ada romansa fisik yang maksa, kok. Oh ya, kalau di film lain aparat selalu terlambat datang, di film ini malah tak datang-datang. Jangankan polisi, satpam pun gak ada. Agak aneh juga karena, setahu kita, gagal maupun suksesnya sindikat demikian sangat butuh peran aparat. </p>
<p> Saya rasa, film ini wajib ditonton karena tata laga yang dahsyat&#8211;dengan pencak silat yang ditegaskan sebagai pusaka Indonesia (bukan Malaysia). Sinematografi adalah bonusnya: keren bukan hanya saat adegan laga, tapi juga saat mengeksploitasi keindahan Bukittinggi. </p>
<p> Semoga saja ada sineas nasional yang menyusul membuat film laga yang beneran merah-putih. Minimal naskah, dialog dan konfliknya jadi beneran terasa Indonesia-nya. Masak warga gak berkerumun pas ada yang bonyok/bertumbangan? Wisata musibah kan budaya kita. </p>
<p> 
<ul>  Beberapa cuplikan adegan yang teringat:  <br /> 
<li>   Yuda lapar dan mencari makan di warung terdekat. Ditanya sama Mas Warung, mau makan apa. &#8220;Sate padang, Pak,&#8221; kata Yuda.  </li>
<li>   Johni heran kenapa Yuda begitu ngotot melindungi Astri. Kata Johni, &#8220;Cantik sih, tapi secantik pecun-pecun lain.&#8221;  </li>
<li>   Yuda dikejar penjahat yang menunggangi motor. Untuk menghambat pengejar, segala barang yang ditemukan dilemparkan. Di ujung gang, ada orang lewat bawa handuk dan gayung. Yuda menyabet ujung handuk. Pemilik handuk refleks menangkap ujung lain untuk menahan handuknya dijambret. Nah handuk pun terbentang, menjegal leher pengejar bermotor. Yuda cabut, meninggalkan pemilik handuk yang tampangnya bengong pooool buanget.  </li>
</ul>
<p> Selamat menonton, lah. *pegel anjeeeh ngetik dari hape!* </p>
<p>Posted by <a href="http://wordmobi.googlecode.com">Wordmobi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2009/08/01/film-merantau-silat-bukittinggi-sutradara-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepertujuh Umur</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/05/19/sepertujuh-umur/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/05/19/sepertujuh-umur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 17:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[buruh]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/05/19/sepertujuh-umur/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dua hari libur tiap pekan, kebanyakan orang akan memulai aktivitas pada senin. Kebetulan, saya tak tergolong orang-orang itu. Hari libur saya bisa jatuh kapan saja. Kadang pada sabtu, minggu, saya bekerja. Senin bisa saja saya libur. Senin memang ajaib. Kesepakatan sosial tentang kalender bisa memaksa berbagai kalangan bangun pagi-pagi. Pekerja kantoran yang terjangkit sindrom [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/garfieldWinCE.jpg" alt="Garfield" title="Garfield" align="left" />Setelah dua hari libur tiap pekan, kebanyakan orang akan memulai aktivitas pada senin. Kebetulan, saya tak tergolong orang-orang itu. Hari libur saya bisa jatuh kapan saja. Kadang pada sabtu, minggu, saya bekerja. Senin bisa saja saya libur.</p>
<p>Senin memang ajaib. Kesepakatan sosial tentang kalender bisa memaksa berbagai kalangan bangun pagi-pagi. Pekerja kantoran yang terjangkit sindrom antisenin sejak minggu pagi; pegawai negeri yang lenyap dari meja sejak jumat siang; mahasiswa tingkat pertama yang biasanya banyak kuliah pagi; pelajar yang tak boleh telat masuk gerbang sekolah; pialang saham yang selalu bermimpi menonton pertarungan beruang dan banteng. Semua bertemu di tengah macet jalan raya.</p>
<p>Sungguh aneh. Sepertujuh dari umur orang-orang terpakai untuk keresahan senin, saat pekan mulai sibuk. Dan juga pikiran bahwa masih ada empat hari setelahnya, sebelum akhirnya libur lagi. Maka itu, bioskop menjual tiket murah pada senin. Agar semua energi negatif terbuang saat menatap kain besar persegi, ditemani jagung dan minuman ringan yang buruk untuk kesehatan makhluk hidup manapun.</p>
<p>Tentu saja, kesenangan kalian di bioskop itu adalah kekesalan bagi karyawan bioskop. Mereka benci senin dengan ukuran yang sulit dipahami. Sebab mereka harus menghadapi antrian pengejar tiket murah. Pelajar sekolah yang berisik dan tertawa-tawa dengan kekerasan bunyi yang berbahaya bagi gendang telinga; rombongan penonton yang kecewa kursinya kurang satu sehingga mereka harus terpisah.</p>
<p>Calon penonton mengantri tiada henti. Selalu ada orang bertanya, seakan tidak tahu apa fungsi poster besar film dan jadwal teater yang dipampang. Atau pasangan pacaran yang saling ber-terserah-kamu-aja di depan loket. Baik saat hendak memilih film, maupun ketika memilih tempat duduk.</p>
<p>Setelah selesai menonton film, kalian pergi meninggalkan tumpukan sampah. Kotak dan kaleng minuman. Butiran popcorn. Plastik. Petugas mengangkut sampah dan  menyapu secepatnya, karena rombongan penyampah baru akan segera masuk.</p>
<p>Siapa yang menghibur pekerja bioskop? Sepertujuh umur mereka dibaktikan untuk melegakan penghujung senin kalian!</p>
<p>Hehehe.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/05/19/sepertujuh-umur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RI-2 ke Bioskop</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2007 03:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[kalla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu Ahad sore, seorang pria memutuskan untuk mengajak cucu-cucunya menonton film di bioskop. Tak ada yang istimewa, bila si pria itu bukan wakil presiden RI. Ini kasus khusus. Bila RI-2 ke bioskop, pasti ikut pula rombongannya. Termasuk juga pengamanan khusus orang penting. Staf-stafnya pun sibuk kiri-kanan. Selain mengurus keamanan, beberapa tokoh dipanggil pula. SMS undangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/Nagabonar1.jpg" align="left" />Suatu Ahad sore, seorang pria memutuskan untuk mengajak cucu-cucunya menonton film di bioskop. Tak ada yang istimewa, bila si pria itu bukan wakil presiden RI.</p>
<p>Ini kasus khusus. Bila RI-2 ke bioskop, pasti ikut pula rombongannya. Termasuk juga pengamanan khusus orang penting. Staf-stafnya pun sibuk kiri-kanan. Selain mengurus keamanan, beberapa tokoh dipanggil pula.</p>
<p>SMS undangan pun menyebar dari telepon genggam seorang staf wapres. Kabarnya, bunyinya seperti ini: &#8220;Undangan terbatas: diharapkan kehadirannya pkl. 20.00 malam ini menyaksikan film nagabonar 2 bersama Jk &amp; menteri2 serta pemeran utamanya di bioskop 21 setiabudi building kuningan tks.&#8221;</p>
<p>Petugas keamanan dibuat sibuk. Di bioskop 21 Setiabudi One itu, pastilah pengamanan khusus sudah berjaga sejak sejam sebelumnya. Dan satu jam sebelum itu, laporan situasi pasti sudah diterima. Ini protokol biasa.</p>
<p>Polisi patroli pengawal pun harus cepat-cepat membuat skenario keberangkatan rombongan RI-2 dari istana, ke bioskop, dan perjalanan pulang ke rumah. Ketika rombongan berangkat ke bioskop, semua jalur yang akan dilewati &#8220;Rangkaian Bima&#8221; mesti steril. Artinya, orang-orang yang membawa kapak merah diminta menyingkir. Pengguna jalan dengan granat dan dinamit digiring untuk menjauh.</p>
<p>Jusuf Kalla memilih mengajak cucu-cucunya menonton Nagabonar Jadi 2. Setiabudi One terjadwal memutar film Supirdelman Jadi 3 (Spiderman 3) di dua teaternya. Mungkin karena sepi atau memang telat nonton saking sibuknya jadi wapres, Kalla memilih menonton film lain.</p>
<p>Teater 3 Setiabudi pun disewa seluruhnya. Bioskop ini dikenal bukan daerah kekuasaan ABG, jadi petugas pengamanan wakil presiden tidak perlu memuntahkan peluru-peluru tajam.</p>
<p>Selain keluarga, pejabat-pejabat juga ikut dalam rombongan Kalla. Ada Menteri Sosial, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Pertanian dan Menteri Perindustrian. Mungkin mereka berniat mencontoh cara Bonaga (Tora Sudiro) mengendalikan perusahaan &#8211;yang siapa tahu bisa dipraktekkan di departemen mereka.</p>
<p>Hamid Awaluddin, bekas Menteri Hukum dan HAM, juga hadir. Wajahnya tak banyak senyum saat makan bersama sebelum masuk bioskop. Begitulah kalau kita ikut mengurusi uang orang pakai rekening negara. Tapi mungkin juga bukan karena itu parasnya kecut.</p>
<p>Rombongan politisi juga datang. Tentunya orang-orang Partai Golongan Karya &#8211;partai bentukan militer di masa lalu, yang kini dikuasai sipil dengan dua kubu utama. Salah satu politisi yang datang adalah si brewok Surya Paloh, bos media yang pernah nyalon jadi RI-1. Kini, mungkin, dia cukup bahagia korannya jadi tempat pengumuman tender-tender pemerintah.</p>
<p>Hingga pukul sebelas malam, rombongan itu khusyuk menonton. &#8220;Film yang luar biasa. Kalau filmnya lebih lama satu jam lagi, saya bersedia duduk dan menonton,&#8221; kata Jusuf Kalla dengan logat batak yang kental (oh, tentu tidak!).</p>
<p>O ya. Kalau wakil presiden nonton film, dia juga bisa menghadirkan bintang-bintang utamanya. Deddy Mizwar, sutradara sekaligus pemeran utama Nagabonar Jadi Dua, duduk di samping Kalla. Pemeran Bonaga, Tora Sudiro, juga datang menonton. Bercelana jins, tentu.</p>
<p>Hmm. Kalau wapres memilih menonton Spiderman 3, apa Peter Parker dan Mary Jane juga bakal hadir?</p>
<p><em>*dari <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/05/07/brk,20070507-99515,id.html" title="tempointeraktif">tnr</a> dan <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/06/time/213037/idnews/776856/idkanal/10" title="detikCom">dtk</a><br />
**foto dari <a href="http://foto.detik.com">detikfoto</a> oleh Ari Saputra. ga pake izin, dong.<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menunggu Musim Keempat</title>
		<link>http://gravity.web.id/2004/09/16/menunggu-musim-keempat/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2004/09/16/menunggu-musim-keempat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2004 16:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Alias]]></category>
		<category><![CDATA[blogdrive]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Selesai nonton season 3 Alias! Season 3 ini penuh dengan kejadian2 tak terduga. Termasuk endingnya yang bikin bertanya2. Mungkin di season 4 ramalan Rambaldi bakal terpenuhi: The Chosen One dan The Passenger bakal bertempur, dan dua-duanya bakal mati. Alias 3 dibuka dengan adegan Sidney terkapar di sebuah gang deket safehouse CIA di Hong Kong. Trus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="Sidney Bristow" src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/sidney2.jpg" alt="Sidney Bristow" /></p>
<p>Selesai nonton season 3 Alias! Season 3 ini penuh dengan  kejadian2 tak terduga. Termasuk endingnya yang bikin bertanya2. Mungkin  di season 4 ramalan Rambaldi bakal terpenuhi: <strong>The Chosen One</strong> dan <strong>The  Passenger</strong> bakal bertempur, dan dua-duanya bakal mati.</p>
<p>Alias  3 dibuka dengan adegan Sidney terkapar di sebuah gang deket safehouse  CIA di Hong Kong. Trus dia nelpon ke mabes CIA di LA, dan <strong>Michael  Vaughn</strong> dikirim untuk menjemput dia. Dari Vaughn, Sidney diberitahu  bahwa dia udah dinyatakan mati sejak 2 tahun lalu! Anehnya, Sidney sama  sekali ngga inget apa2! Tentu aja dia gak percaya, dan kemudian bak buk  dak duk si Vaughn dihajar, dan Sidney kabur. Dan seterusnya sehingga  episode terakir season 3: <strong>Jack Bristow</strong> berkata pada Sidney: &#8220;Kamu  seharusnya ngga pernah kesini.&#8221; Nah loh. Ngga menjelaskan banget, ya,  si gw ini?</p>
<p>Di season 3 ini ibu Sidney, <strong>Irina</strong>, yang  dulunya double agent untuk ngawasin Jack Bristow (bokap Sidney), ngga  pernah muncul. Sempet muncul, tapi cuma adegan akhir season 2 yang  ditampilin lagi. Absennya Irina digantikan dengan munculnya Katya, adik  Irina. Bener2 reuni keluarga deh. Si <strong>Katya</strong> ini sempet cium2an ama  Jack Bristow pula. Ipar loe tuh!</p>
<p>Belum lagi ada <strong>Nadia</strong> yang  ternyata sodara kandung Sidney. Tapi bokapnya beda. Bokapnya adalah <strong>Arvin  Sloane</strong> si belut licin, yang dulunya sempet selingkuh dengan Irina.  Sekali lagi, season 3 adalah reuni keluarga! Jangan sampe season 4 nanti  terungkap <strong>Dixon</strong> adalah kembaran Jack Bristow aja deh. Secara  Dixon nigger dan Bristow bule, gituh.</p>
<p>Di season 3 ini seperti  biasa banyak cameo yang jadi aktor/aktris pendukung. Berikut  diantaranya, tebak sendiri siapa mereka:</p>
<p><img title="tarantino" src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/quentin.jpg" alt="tarantino" /> <img title="rosselini" src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/nadia2.jpg" alt="rosselini" /> <img title="vivian sapa, gituh.." src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/cummings.jpg" alt="vivian sapa, gituh.." /><br />
<img title="yang di vklip Ronan Keating" src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/bomber.jpg" alt="yang di vklip Ronan  Keating" /> <img title="carradine" src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/alias3/carradine.jpg" alt="carradine" /></p>
<p>Banyak yang ga nonton Alias? Nonton deh. Seru bah-ngeth  soalnya! Penuh intrik berlapis-lapis. Trus enak diliat pula. <strong>Jennifer  Garner</strong>, maksudnya. Soalnya kalo lagi dapet misi, dandanannya suka  aneh2. Edan tu orang seksi berat, deh.</p>
<p>Kalo yang nonton <strong>Suddenly  30 (13 Going On 30)</strong> duluan trus nonton Alias, pasti kaget ama  karakter Garner yang beda jauh. Tapi kalo yang nonton Alias trus nonton  Suddenly 30, pasti batal nonton soalnya karakter di Suddenly 30 ngerusak  imej! ihihhi.<br />
Happened to me. Sebagian besar sebenarnya gara2  bajakan DVDnya belon original. Males banget, kan?</p>
<p>Umumnya yang  terjadi pada orang2 yang nonton Alias dari season 1 adalah: <strong>penasaran</strong>.  Oya, di salah satu episode season 2 (apa satu, ya?), Sidney sempet  mengunjungi <strong>Indonesia</strong>, dan sempet ngobrol beberapa patah kata  Indonesia dengan pengucapan yang sangat parah, &#8220;Anda mencari minyak  wangi?&#8221;, or such deh.</p>
<p>Di season 3 juga disebut tentang bom Bali  02, yang katanya dilakukan oleh &#8220;Shining Sword&#8221;, teroris dari <strong>Filipina</strong>.  Lha, apa kabar Imam Samudra?</p>
<p><a href="http://antigravity.blogdrive.com/comments?id=16"><strong>Baca komentar terdahulu</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2004/09/16/menunggu-musim-keempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Forgetful Bourne</title>
		<link>http://gravity.web.id/2004/08/17/the-forgetful-bourne/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2004/08/17/the-forgetful-bourne/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2004 09:54:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[blogdrive]]></category>
		<category><![CDATA[Bourne]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Layout baru Bandung Blog Village udah diluncurkan! Care for a visit? &#8230; Bayangin satu hari kamu bangun, dan kamu tidak ingat apa-apa. Kamu tidak tahu siapa nama kamu, di mana kamu, dan siapa orang yang sedang merebus air di depanmu. Masih mending kalo rebus air. Kalo nodongin bazooka? Reaksi pertama kamu mungkin adalah: panik. Bayangin: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<p><em><img src="http://img46.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/bbv.gif" border="0" alt="" align="middle" /><br />
Layout baru Bandung Blog Village udah  diluncurkan!<br />
Care for a <a href="http://bbv.or.id/" target="_blank">visit</a>?<br />
&#8230;</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Bayangin satu hari kamu bangun, dan  kamu tidak ingat apa-apa. Kamu tidak tahu siapa nama kamu, di mana kamu,  dan siapa orang yang sedang merebus air di depanmu.</p>
<p>Masih  mending kalo rebus air. Kalo nodongin bazooka?</p>
<p>Reaksi pertama  kamu mungkin adalah: panik. Bayangin: kamu berumur 33 taun dan tidak  tahu siapa dirimu. Gimana ga panik? Kamu tahu kamu 33 tahun, tapi tidak  ingat apa yang terjadi selama 33 tahun ini. Untungnya, kamu tahu yang  menggonggong itu anjing, yang berdering itu telpon, dan model di majalah  itu cantik.</p>
<p>Tapi kamu ngga punya ingatan tentang kamu!  Penasaran, kamu pun mulai mencari tahu siapa dirimu.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/bousup.jpg" alt="" align="middle" /><br />
The Bourne Supersemar? Heh?</p>
<p>Di <strong>Bourne  Identity</strong>, kira2 kaya gitulah yang dialamin si tokoh utama Matt  Damon. Bahkan tau namanya (Jason Bourne) pun dari paspor. Dalam  sekuelnya, <strong>Bourne Supremacy</strong>, diceritakan kelanjutan dari bagian  pertamanya (ya iyalah, namanya juga sekuel, njis.). Bourne ingin  melepaskan diri dari masa lalu yang tak bisa diingat, tapi justru masa  lalu itu yang mengejar2nya.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/tegel.jpg" border="0" alt="" align="middle" /><br />
Tontonlah <em>BS</em>, ntar  ada ini. Kayanya ga ada hub. dgn lantai.</p>
<p>Secara keseluruhan,  Bourne Supremacy adalah kumpulan keping kepentingan yang nyambung satu  sama lain. Di sisi ini ada Bourne yang masih mencoba mencaritahu siapa  dirinya, di sisi lain ada Pamela dari CIA yang operasinya di Berlin  digagalkan oleh seseorang, yang dari bukti sidik jari, ternyata adalah  Bourne. Di pihak lain ada pula seorang usahawan minyak asal Rusia, yang  tentunya punya hubungan khusus pula denga tokoh2 lain.</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/supermarket.gif" alt="" align="middle" /><br />
Di Rusia, ada tulisan ini. Sepertinya dibaca: <em>supermarket</em>.</p>
<p>Saat operasi Pamela di Berlin digagalkan, Bourne dan pacarnya (dari  B. Identity) sedang ada di India dalam rangka hidup baru. Tapi rupanya  Bourne masih penasaran dengan Proyek <strong>Treadstone</strong> yang merekrutnya  jadi agen CIA, padahal pacarnya lebih menginginkan ia menempuh hidup  baru dan melupakan masa lalunya yang tampak bahaya ituh.</p>
<p>Kalo  Bourne ngikutin kata cewenya, tentunya gak akan ada Bourne Supremacy.  Jadi didepaklah cewenya dari skenario. Kini Bourne sendiri lagi, dan  melanjutkan pencarian identitasnya.</p>
<p>Setelah berlarian lintas  benua lintas negara, ujung2nya ngga terlalu banyak pula yang terkuak  mengenai Bourne. Di antaranya adalah tanggal lahir dan nama aslinya.</p>
<p>Kalo kamu nonton film ini sambil main gaple atau ngobrol atau  tidur, niscaya film ini mbingungin. Nonton film ini mesti rada konsen,  kalo ngga plot intrik yang timpa menimpa jadi kelewat. Padahal serunya  film ini ya disitunya. Selain itu ya standar aja kejar2an di jalanan.</p>
<p>BS diangkat dari novel Pak <strong>Robert Ludlum</strong> yang merupakan  bagian kedua dari trilogi Bourne. Iya, nanti bakal ada film ketiganya  yang judulnya <strong>Bourne Ultimatum</strong>. Novel Bourne Identity sendiri  terbit taun 80, sementara BS taun 86 dan kemudian di taun 90 Bourne  Ultimatum keluar.</p>
<p>Tema2 &#8220;lupa&#8221; ni emang seru dijadiin film. Kalo  Bourne mengangkat amnesia, di Memento dan 50 First Dates ada short  memory lost. Bedanya, Memento tergolong thriller, 50 mah komedi.</p>
<p>Di  TV ada <strong>Alias </strong>season 3 yang lagi nyeritain <strong>Sidney Bristow</strong> yang tiba2 terbangun di sebuah gang deket safehouse CIA di Hong Kong.  Pas nelpon ke CIA, Sidney heran kok orang2 pada kaget. Ternyata dia udah  ilang selama 2 taun! Dan ngapain aja dia selama dua taun?</p>
<p>Jangan  lupa pula <strong>Forgetful Jones</strong>-nya <strong>Sesame Street</strong> yang selalu  lupa kalo lagi ngitung. Ini mah tergolong demensia kali, ya. Eh, lagian  Forgetful Jones kan hanya boneka yang mulutnya cuma bisa bergerak  vertikal.. hap.. hap-hap.. hap..</p>
<p>Ya udah. Akhir kata, jangan  lupa untuk selalu ingat! Jangan ingat untuk lupa! Bolak balikin aja!</p>
<p><strong><br />
<a href="http://antigravity.blogdrive.com/comments?id=10">Baca komentar terdahulu</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2004/08/17/the-forgetful-bourne/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

