<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; kalla</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/tag/kalla/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2010 14:31:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>63 Tahun Dengan Empat Bendera</title>
		<link>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 14:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI 63]]></category>
		<category><![CDATA[kalla]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/</guid>
		<description><![CDATA[Ada empat bendera di logo HUT RI ke-63 tahun ini. Kenapa?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama kali melihat logo 63 Tahun Kemerdekaan Indonesia, <a href="http://www.plurk.com/p/2h0zo">saya bertanya-tanya</a>. Kenapa jumlah benderanya harus empat buah? Agak iseng, memang. Namun, saya kira, banyak konstituen republik ini yang percaya angka empat itu angka &#8220;mati&#8221;.</p>
<p>Saya pun menengok ke belakang. Ternyata jumlah bendera pada logo HUT RI selalu bertambah satu sejak tahun 2005. Satu bendera pada 2005, dua pada 2006, tiga pada 2007 dan tahun ini pun menjadi empat. Deduksi serampangan yang bisa saya ambil: ini hitungan bendera sejak SBY-JK terpilih sebagai pasangan bos eksekutif negeri ini. Hehe.</p>
<p align="center"><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/60.jpg" height="97" width="101" /><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/61.jpg" height="97" width="101" /><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/62.jpg" height="97" width="101" /></p>
<p>Pasangan SBY-JK memang terpilih pada 2004. Tapi 17 Agustus tahun itu, tahun ke 59 sejak 1945, bos eksekutif RI masih <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Megawati_Sukarnoputri">Bu Mega</a> dan&#8230; errr&#8230; siapa sih RI-2 jaman itu? Ah iya. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hamzah_Haz">Hamzah Haz</a>! Hehehe. Ini wakil presiden yang pernah bikin heboh karena rombongannya masuk <em>busway</em> di tengah macet Ibu Kota. Kabarnya, RI-2 saat itu sedang tidur sehingga tak sadar dipelototi pengguna jalan lainnya.</p>
<p>Agak sulit (kurang gigih, sih) mencari logo HUT RI ke-59. Tapi di arsip foto KBRI Canberra, anda bisa melihat logo itu di <a href="http://www.kbri-canberra.org.au/images/events/040817_4.jpg">foto ini</a>.</p>
<p>Di luar soal logo HUT RI ini, saya mengucapkan duka pada tahun ke-63 sejak proklamasi RI merdeka. Sebab, negara ini masih dilingkupi korupsi, pelayanan publik masih penuh pungutan liar, dll dll. Tapi, kita harus yakin, lilin harapan itu belum mati. If there is a will&#8230; ah sudahlah.</p>
<p>Ayo maju, maju!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2008/08/17/63-tahun-dengan-empat-bendera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RI-2 ke Bioskop</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2007 03:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[kalla]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu Ahad sore, seorang pria memutuskan untuk mengajak cucu-cucunya menonton film di bioskop. Tak ada yang istimewa, bila si pria itu bukan wakil presiden RI. Ini kasus khusus. Bila RI-2 ke bioskop, pasti ikut pula rombongannya. Termasuk juga pengamanan khusus orang penting. Staf-stafnya pun sibuk kiri-kanan. Selain mengurus keamanan, beberapa tokoh dipanggil pula. SMS undangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v142/siapacoba/Nagabonar1.jpg" align="left" />Suatu Ahad sore, seorang pria memutuskan untuk mengajak cucu-cucunya menonton film di bioskop. Tak ada yang istimewa, bila si pria itu bukan wakil presiden RI.</p>
<p>Ini kasus khusus. Bila RI-2 ke bioskop, pasti ikut pula rombongannya. Termasuk juga pengamanan khusus orang penting. Staf-stafnya pun sibuk kiri-kanan. Selain mengurus keamanan, beberapa tokoh dipanggil pula.</p>
<p>SMS undangan pun menyebar dari telepon genggam seorang staf wapres. Kabarnya, bunyinya seperti ini: &#8220;Undangan terbatas: diharapkan kehadirannya pkl. 20.00 malam ini menyaksikan film nagabonar 2 bersama Jk &amp; menteri2 serta pemeran utamanya di bioskop 21 setiabudi building kuningan tks.&#8221;</p>
<p>Petugas keamanan dibuat sibuk. Di bioskop 21 Setiabudi One itu, pastilah pengamanan khusus sudah berjaga sejak sejam sebelumnya. Dan satu jam sebelum itu, laporan situasi pasti sudah diterima. Ini protokol biasa.</p>
<p>Polisi patroli pengawal pun harus cepat-cepat membuat skenario keberangkatan rombongan RI-2 dari istana, ke bioskop, dan perjalanan pulang ke rumah. Ketika rombongan berangkat ke bioskop, semua jalur yang akan dilewati &#8220;Rangkaian Bima&#8221; mesti steril. Artinya, orang-orang yang membawa kapak merah diminta menyingkir. Pengguna jalan dengan granat dan dinamit digiring untuk menjauh.</p>
<p>Jusuf Kalla memilih mengajak cucu-cucunya menonton Nagabonar Jadi 2. Setiabudi One terjadwal memutar film Supirdelman Jadi 3 (Spiderman 3) di dua teaternya. Mungkin karena sepi atau memang telat nonton saking sibuknya jadi wapres, Kalla memilih menonton film lain.</p>
<p>Teater 3 Setiabudi pun disewa seluruhnya. Bioskop ini dikenal bukan daerah kekuasaan ABG, jadi petugas pengamanan wakil presiden tidak perlu memuntahkan peluru-peluru tajam.</p>
<p>Selain keluarga, pejabat-pejabat juga ikut dalam rombongan Kalla. Ada Menteri Sosial, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, Menteri Pertanian dan Menteri Perindustrian. Mungkin mereka berniat mencontoh cara Bonaga (Tora Sudiro) mengendalikan perusahaan &#8211;yang siapa tahu bisa dipraktekkan di departemen mereka.</p>
<p>Hamid Awaluddin, bekas Menteri Hukum dan HAM, juga hadir. Wajahnya tak banyak senyum saat makan bersama sebelum masuk bioskop. Begitulah kalau kita ikut mengurusi uang orang pakai rekening negara. Tapi mungkin juga bukan karena itu parasnya kecut.</p>
<p>Rombongan politisi juga datang. Tentunya orang-orang Partai Golongan Karya &#8211;partai bentukan militer di masa lalu, yang kini dikuasai sipil dengan dua kubu utama. Salah satu politisi yang datang adalah si brewok Surya Paloh, bos media yang pernah nyalon jadi RI-1. Kini, mungkin, dia cukup bahagia korannya jadi tempat pengumuman tender-tender pemerintah.</p>
<p>Hingga pukul sebelas malam, rombongan itu khusyuk menonton. &#8220;Film yang luar biasa. Kalau filmnya lebih lama satu jam lagi, saya bersedia duduk dan menonton,&#8221; kata Jusuf Kalla dengan logat batak yang kental (oh, tentu tidak!).</p>
<p>O ya. Kalau wakil presiden nonton film, dia juga bisa menghadirkan bintang-bintang utamanya. Deddy Mizwar, sutradara sekaligus pemeran utama Nagabonar Jadi Dua, duduk di samping Kalla. Pemeran Bonaga, Tora Sudiro, juga datang menonton. Bercelana jins, tentu.</p>
<p>Hmm. Kalau wapres memilih menonton Spiderman 3, apa Peter Parker dan Mary Jane juga bakal hadir?</p>
<p><em>*dari <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/05/07/brk,20070507-99515,id.html" title="tempointeraktif">tnr</a> dan <a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/06/time/213037/idnews/776856/idkanal/10" title="detikCom">dtk</a><br />
**foto dari <a href="http://foto.detik.com">detikfoto</a> oleh Ari Saputra. ga pake izin, dong.<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/05/07/ri-2-ke-bioskop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

