<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gravitasi Hidup &#187; speedy</title>
	<atom:link href="http://gravity.web.id/tag/speedy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gravity.web.id</link>
	<description>..di kota yang tak kunjung redup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2010 14:31:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Aduh Telkom Speedy</title>
		<link>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</link>
		<comments>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2007 17:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[speedy]]></category>
		<category><![CDATA[telkom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/</guid>
		<description><![CDATA[Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya Yahoo bagi kita]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left">Warung langganan tempat saya makan, kala masih kuliah, letaknya tak jauh dari rumah kos. Cukup berjalan kaki sedikit, sampailah di tempat si Babeh. Menunya standar, nasi dengan berbagai lauk. Walau warungnya kecil, tapi perabot dan perangkat makannya selalu bersih.</p>
<p>Babeh selalu ramah kepada pelanggannya. Bahkan teman saya yang sering minta dibuatkan jus pisang pun diladeni. Ya, jus pisang. Rasanya gak aneh-aneh amat, kok. Kira-kira seperti pisang diblender, lah.</p>
<p>Pagi hari saat dagangan warung belum buka, biasanya sudah ada satu-dua pelanggan yang datang minta makan. Kalau belum masak, Babeh mohon permakluman. Kalau mau tunggu, silakan. Kalau mau cari tempat lain, ditunjukkan. Bila item tertentu dagangannya habis, Babeh pun selalu minta maaf.</p>
<p>Begitulah Babeh dan warung makanannya.</p>
<p>Coba kita bandingkan dengan <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">Telkom Speedy</a>. Tak usahlah kita singgung masa silam, di mana dengan <a href="http://omt.telkom.net.id/product/view/23?OMTID=45df447ea6420024fadc5c3ed3f9ba40">harga mencekik</a>, <a title="BUMN Milik Negara">BUMN</a> (yang menguasai hajat hidup orang banyak tapi dimiliki Singapura) itu menangguk uang dari bengkaknya tagihan pelanggannya. Sekarang Telkom Speedy bertarif lebih murah, dengan administrasi lebih mudah, dan jangkauan lebih luas.</p>
<p>Pada suatu hari yang indah, baru-baru ini, Telkom Speedy memutuskan mengotak-atik entah-mesin-apa-namanya miliknya. Mungkin karena ada kabel tertindih meja di Pusat Kabel Nasional Telkom, tiba-tiba para pelanggannya tak bisa mengakses banyak situs. Yahoo, misalnya. Bayangkan betapa krusialnya <strong>Yahoo</strong> bagi kita. Tepatnya <strong>Yahoo Messenger</strong> (karena kita harus tampak <em>online</em> walau status <em>busy</em> atau <em>idle</em>). Yah, kita juga harus akui masih ada yang memanfaatkan Yahoo untuk email.</p>
<p>Saya sendiri merasakan terbatasnya akses selama tiga hari lebih. Ke mana kita cari penjelasan? Tentu saja ke <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a>. Alhamdulillah masih bisa diakses. Tapi sejuta topan badai, tak ada setitik pun penjelasan soal penyebab gangguan, sejak kapan tepatnya, kira-kira hingga kapan, apa yang sudah dilakukan Telkom untuk mengatasinya, apa dampaknya bagi muggle-muggle pelanggannya (seperti saya), kompensasi bagi pelanggan (misalnya diskon 68 persen bagi pengguna time-based, dan tambahan kuota 0,68 GB bagi pelanggan volume-based), apalagi permintaan maaf.</p>
<p>Di hari kesekian, barulah muncul penjelasan di <a href="http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/09/time/185055/idnews/850702/idkanal/328">detikinet</a>. Itu pun mungkin setelah orang situ ngomel-ngomel Speedy hanya bisa buka <strong>Gmail</strong>, padahal dia tidak tergabung ke milis-milis junk yang berbahagia.</p>
<p>Di <a href="https://portal.telkomspeedy.com/index.php">situsnya</a> hanya ada beberapa berita lama, padahal di sana ada tajuk &#8220;NEWS, Informasi terkini seputar Speedy&#8221;. Ada pula yang berbau promo. Dan ada sejenis typo. &#8220;<a href="http://72.14.253.104/search?q=cache:RD4vzlGI57gJ:https://portal.telkomspeedy.com/index.php+%22telkoms%22&amp;hl=en&amp;ct=clnk&amp;cd=3">Telkoms</a>&#8220;. Oh yes. Enough with one Telkom. Don&#8217;t give us Telkoms, please!</p>
<p>Tapi Telkom mungkin tenang saja. Di negeri ini, perkara kualitas layanan yang buruk bukan monopoli TLKM. Ngedumel ini pun masih lewat Speedy. Hihihi. *Nunggu galian kabel tukang internet lain*</p>
<p>Catatan: nemu dari google, ternyata ada <a href="http://www.petitiononline.com/tspeedy/petition.html">Petisi Mengecam Telkom Speedy</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gravity.web.id/2007/11/14/aduh-telkom-speedy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

